PONTIANAK POST - Program makan bergizi gratis (MBG) membuat harga jual ayam potong segar dan ayam beku di pasar mengalami kenaikan akibat dari permintaan daging ayam yang tinggi. Bagi pedagang yang tidak terpapar MBG, kondisi ini agak kurang menguntungkan.
“Sudah semingguan ini harga jual ayam potong di pasar mengalami kenaikan. Kalau harga normal Rp23 ribu, tapi sekarang harganya sudah mencapai Rp32 ribu. Dari informasi yang saya terima, memang stok ayam tengah kurang,” ujar Andi, pedagang ayam di Pasar Tradisional Flamboyan kepada Pontianak Post, Selasa (30/9).
Penyebab kurangnya pasokan ayam di pasar, diduga karena program MBG yang saat ini sudah mulai berjalan di sekolah-sekolah. Sebagai pedagang, akibat jalannya program ini juga terasa dengan usaha penjualan ayam potongnya. Sekarang pasokan ayam kurang, palingan tak sampai dua ratus ekor. Jika stok banyak dan harga normal, dia bisa menjual tiga ratus ekor ayam sehari.
Jika kondisi ke depan masih seperti ini, sebagai pedagang tentunya agak berat. Sebab terdapat penurunan dari jumlah pendapatan. Apalagi ketika harga ayam naik tinggi, akan membuat sebagian konsumen berpikir untuk membeli ayam potong.
Hal senada dikatakan penjual ayam potong beku, Yudi. “Harga ayam beku sekarang naik. Biasanya 40 ribu sekarang naik 50 ribu. Ini infonya imbas dari tingginya penggunaan ayam untuk program MBG. Dalam satu bulan saja, bisa enam kali naik,” ujarnya.
Dia pribadi tidak ada bekerjasama dalam program MBG ini. Sehingga akibat program tersebut dirinya agak kesulitan menjual produknya karena harga yang naik ini.
Ketika bertemu konsumen, mau tak mau dia mesti menjelaskan kembali apa penyebab sampai harga ayam frozen ini naik. Sebagian besar memang memahami kondisi ini, tetapi ada juga yang tetap minta dengan harga awal. Jika dipaksa seperti ini dia bisa tekor.
Beda halnya jika dia juga terimbas pada program MBG. Produknya bisa laku banyak. Namun saat ini, kondisinya beda. Jika dulu dalam satu bulan dia bisa menghabiskan seribu ekor ayam sebulan. Namun sekarang, untuk mencapai enam ratus potong saja sudah susah di sebulan ini.
“Mudah-mudahan konsumen bisa mengerti dengan kondisi ini. Sebab sekarang mau beli di pasar atau beli ayam frozen harganya sama-sama naik,” keluhnya.
Menurut pemantauan yang dilakukan oleh Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Pontianak di Pasar Flamboyan, harga daging ayam ras (segar/potong) bergerak di kisaran Rp23.000 hingga Rp30.000 per kilogram sepanjang bulan September 2025. (iza)
Editor : Hanif