Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Gubernur Norsan Harap HK3 Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kalbar

Novantar Ramses Negara • Senin, 6 Oktober 2025 | 07:26 WIB
ULTAH HK3: Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyerahkan potongan tumpeng saat menghadiri Hari Ulang Tahun ke-2 Himpunan Karaoke Kekeluargaan Kalimantan Barat (HK3).
ULTAH HK3: Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyerahkan potongan tumpeng saat menghadiri Hari Ulang Tahun ke-2 Himpunan Karaoke Kekeluargaan Kalimantan Barat (HK3).

PONTIANAK POST – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mendorong Himpunan Karaoke Kekeluargaan Kalimantan Barat (HK3) untuk terus memperkuat peran dalam mendukung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-2 HK3 yang digelar di Pendopo Gubernur Kalbar, Sabtu (4/10) malam, bersama Ketua TP PKK Provinsi Kalbar, Ny. Hj. Erlina.

Menurut Gubernur Norsan, keberadaan komunitas karaoke kekeluargaan seperti HK3 dapat menjadi pelengkap daya tarik wisata berbasis hiburan yang sehat, kreatif, dan inklusif.

“Karaoke bukan hanya hiburan, tetapi juga wadah kebersamaan dan ekspresi budaya. Jika dikelola dengan baik, HK3 bisa menjadi bagian dari magnet wisata yang memperkuat citra Kalbar di mata pengunjung,” ujar Norsan.

Ia menambahkan, peringatan HUT ke-2 HK3 harus menjadi momentum konsolidasi dan refleksi bagi organisasi agar semakin solid dan berkembang. Norsan juga mengajak seluruh anggota HK3 untuk menjaga kekompakan serta mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan.

“Jangan sampai ada perpecahan. Masalah besar dikecilkan, masalah kecil diselesaikan. Dalam organisasi kita harus kompak dan solid. Bersatulah untuk kemajuan bersama. Mari jaga semangat kekeluargaan dan musyawarah. Insya Allah tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan dengan musyawarah dan mufakat,” tegasnya.

Norsan turut menyampaikan apresiasi atas keberagaman yang tergabung dalam HK3, baik dari segi latar belakang etnis, agama, maupun jenis seni yang diusung. Menurutnya, keberagaman tersebut menjadi kekuatan untuk memperkuat semangat persatuan dan berdampak positif bagi masyarakat luas.

Lebih lanjut, Gubernur Norsan menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalbar berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan sektor hiburan dan pariwisata secara seimbang — selaras dengan tata kelola yang baik, kepatuhan terhadap aturan, serta tanggung jawab sosial.

“Hiburan yang sehat adalah hiburan yang bermanfaat dan menjaga moralitas. Hal ini penting untuk memperkuat nilai dan citra daerah, bukan hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga dari sisi sosial dan budaya,” jelasnya.

Berdasarkan data Dinas Pariwisata Kalbar, hingga tahun 2025 terdapat 111 usaha karaoke yang beroperasi di Kalbar. Jumlah terbanyak berada di Kota Singkawang dengan 28 usaha. Data tersebut menunjukkan bahwa karaoke menjadi salah satu bentuk hiburan yang diminati masyarakat sekaligus memiliki peran dalam meningkatkan aktivitas ekonomi lokal.

Kegiatan karaoke juga dinilai berkontribusi dalam memperkaya atraksi wisata, mempererat hubungan sosial, menarik kunjungan wisatawan melalui hiburan berbasis komunitas, serta meningkatkan pendapatan pelaku usaha hiburan dan sektor terkait.

Dengan tata kelola yang profesional, komunitas karaoke seperti HK3 diharapkan dapat terus berkontribusi dalam memperkuat ekosistem pariwisata Kalbar yang inklusif, kreatif, dan berdaya saing. (mse/r)

Editor : Hanif
#ria norsan #pariwisata #kalbar #Ekonomi kreatif daerah #HK3 #gubernur