Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Wagub Kalbar Dorong Kemandirian Samsat Kayong Utara untuk Tingkatkan Layanan Pajak

Novantar Ramses Negara • Sabtu, 11 Oktober 2025 | 12:14 WIB

 

TINJAU: Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan meninjau kantor Samsat Kayong Utara untuk memastikan pelayanan pajak kendaraan berjalan optimal, Kamis (9/10).
TINJAU: Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan meninjau kantor Samsat Kayong Utara untuk memastikan pelayanan pajak kendaraan berjalan optimal, Kamis (9/10).

PONTIANAK POST – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menegaskan pentingnya kemandirian Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) di Kabupaten Kayong Utara agar pelayanan pajak kendaraan bermotor semakin optimal. Hal itu disampaikannya saat meninjau langsung kantor UPT Bapenda setempat, Kamis (9/10).

Menurut Krisantus, meski Kantor Samsat Kayong Utara sudah cukup representatif, aktivitas pelayanan masih terbatas karena statusnya belum mandiri dan masih berinduk ke Kabupaten Ketapang. “Saya berharap Samsat ini bisa segera mandiri. Dengan berdiri sendiri, tentu akan lebih produktif dan optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Wagub menambahkan, meskipun pemerintah provinsi menerapkan efisiensi anggaran, Bapenda tetap memerlukan dukungan sarana, prasarana, dan sumber daya manusia yang memadai agar target pendapatan daerah dapat tercapai. “Kalau tidak ada modal, bagaimana bisa menetapkan target? Target harus dibarengi dengan dukungan sumber daya dan fasilitas yang layak,” tegasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Krisantus juga menyoroti keterbatasan personel Samsat Kayong Utara yang hanya memiliki dua pegawai Bapenda, satu petugas Jasa Raharja, dan tiga anggota Kepolisian. Ia mendorong strategi jemput bola dalam pendataan kendaraan yang menunggak pajak agar potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) bisa digali lebih optimal. “Jangan hanya menunggu, sembari meminta data kendaraan yang belum membayar pajak harus tersedia, lalu dianalisis agar potensi riil pendapatan daerah bisa tergarap maksimal,” tandasnya. (mse)

Editor : Hanif
#Krisantus Kurniawan #kayong utara #Wagub Kalbar #pelayanan pajak #samsat #optimal #mandiri