Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Harisson: Pembangunan Kalbar Harus Sejalan dengan Kelestarian Alam

Novantar Ramses Negara • Minggu, 12 Oktober 2025 | 19:48 WIB
Harisson, Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar
Harisson, Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar

PONTIANAK POST – Sekretaris Daerah Kalimantan Barat (Sekda Kalbar) Harisson menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalbar berkomitmen menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan, sejalan dengan visi daerah Terwujudnya Kalimantan Barat yang Adil, Demokratis, Religius, Sejahtera, dan Berwawasan Lingkungan.

“Langkah-langkah ini merupakan kontribusi nyata daerah dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus menjaga kelestarian lingkungan hidup bagi generasi mendatang,” kata Harisson saat memberikan sambutan sekaligus menerima naskah Executive Summary Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) Perwira Siswa Pendidikan Reguler (Dikreg) Angkatan ke-54 Sekolah Staf dan Komando TNI (Sesko TNI) Tahun 2025 di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Kamis (9/10).

Harisson menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan KKDN di Kalimantan Barat yang dinilai memberikan banyak pengalaman dan wawasan strategis bagi para perwira siswa.

“Saya percaya, selama berada di Kalbar, para perwira siswa telah memperoleh banyak pengalaman berharga dan wawasan strategis yang memperkaya pengetahuan sekaligus memperluas perspektif tentang dinamika sosial, ekonomi, dan potensi wilayah perbatasan barat Indonesia,” ujarnya.

Harisson menegaskan pentingnya KKDN sebagai wadah pertukaran gagasan strategis antara TNI dan pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan nasional, khususnya di sektor ketahanan dan kedaulatan pangan.

Para perwira siswa dapat melihat langsung potensi besar Kalimantan Barat sekaligus berbagai tantangan pembangunan daerah.

Dari pengalaman itu diharapkan muncul gagasan dan rekomendasi strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, terutama dalam menjaga ketahanan dan kedaulatan pangan menuju Indonesia Emas 2045.

Harrison juga menyambut baik hasil Executive Summary KKDN Kalbar yang diserahkan para perwira siswa.

Ia menyebut, hasil analisis tersebut menjadi sumbangsih berharga dalam merumuskan kebijakan pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Barat.

“Semoga rekomendasi yang dihasilkan dapat memperkaya arah kebijakan daerah, khususnya dalam mengoptimalkan potensi sumber daya alam untuk memperkuat ketahanan pangan melalui sinergi model pentahelix, kerja sama antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media,” katanya.

Sementara itu, Kolonel Nav Janur, mewakili Tim Perumus Pasis Dikreg 54 Sesko TNI, memaparkan hasil Executive Summary berjudul “Membangun Ketahanan dan Kedaulatan Pangan melalui Sinergitas Pentahelix di Kalimantan Barat Menuju Indonesia Emas 2045.”

Dalam paparannya, Janur menjelaskan bahwa kegiatan KKDN merupakan bentuk kontribusi pemikiran strategis Pasis Sesko TNI untuk memperkuat ketahanan nasional melalui pembangunan pangan di wilayah strategis perbatasan.

“Asta Cita menjadi arah besar pembangunan nasional menuju Indonesia yang maju, mandiri, dan berdaulat. Salah satu pilarnya adalah kedaulatan pangan yang berkeadilan. Hal ini sejalan dengan konsep TNI PRIMA yang digagas Panglima TNI, bahwa TNI hadir mendukung kesejahteraan dan kemandirian rakyat melalui pemberdayaan ekonomi dan ketahanan pangan,” terangnya.

Ia menambahkan, kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan daerah harus dibangun secara sinergis di Kalimantan Barat, dengan menekankan kemandirian petani dan pengelolaan sumber daya lokal.

“Program KKDN Pasis Sesko TNI hadir untuk mengintegrasikan pemikiran strategis pertahanan dengan pembangunan nasional. Melalui sinergi pentahelix, pemerintah, akademisi, dunia usaha, media, dan masyarakat, diharapkan terwujud ketahanan pangan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045,” tutupnya. *

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#pangan #harisson #kalimantan barat