Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Dinkes Kalbar Targetkan Seluruh Kabupaten dan Kota Miliki Labkesda pada 2027

Novantar Ramses Negara • Rabu, 5 November 2025 | 10:35 WIB

 

Erna Yulianti
Erna Yulianti

PONTIANAK POST - Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, Erna Yulianti menargetkan pada tahun 2027 seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Barat sudah memiliki Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) yang berfungsi penuh.

Saat ini di Kalbar terdapat Labkesda yang beroperasi di Kota Pontianak, Sambas, Sintang, Melawi, Kayong Utara, dan Ketapang. Sementara beberapa daerah lain seperti Bengkayang, Kubu Raya, dan Sanggau sedang dalam proses perizinan serta penyempurnaan sarana pendukungnya.

Menurut Erna, peran Labkesda sangat penting karena membantu proses deteksi dini penyakit dan faktor risiko kesehatan di masyarakat. Namun, kondisi saat ini menunjukkan bahwa fasilitas laboratorium di layanan primer, terutama di puskesmas, masih belum optimal.

“Baru 51,9 persen puskesmas melakukan pemeriksaan darah rutin dan hanya 40,7 persen yang mampu melakukan pemeriksaan darah lengkap. Ini menunjukkan perlunya penguatan sarana dan prasarana laboratorium di tingkat daerah,” ujar dr. Erna baru-baru ini.

Karena itu, lanjut Erna, pihaknya berkomitmen memperkuat penyelenggaraan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) sebagai bagian dari upaya mendukung transformasi layanan kesehatan nasional.

Apalagi, kata Erna, Kementerian Kesehatan RI tengah melakukan penataan ulang sistem laboratorium kesehatan sebagai bagian dari transformasi layanan primer dan rujukan. Penguatan Labkesmas juga diarahkan untuk mendukung kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi wabah dan kedaruratan kesehatan masyarakat melalui peningkatan kapasitas deteksi, surveilans, serta kemandirian alat kesehatan.

Erna menyebutkan, dari total 252 puskesmas di Kalbar, 99 persen di antaranya telah memiliki tenaga Analis Teknologi Laboratorium Medis (ATLM). Kendati demikian, ia mengakui pelayanan laboratorium masih terbatas.

Maka dari itu, ia berharap penguatan Labkesmas di masa mendatang dapat mendukung program prioritas pemerintah seperti Cek Kesehatan Gratis dan Program Makanan Bergizi Gratis yang mensyaratkan Sertifikasi Laik Higienis Sanitasi (SLHS).

“Evaluasi bukan sekadar menilai capaian, tetapi juga menjadi langkah bersama dalam mengembangkan sumber daya dan layanan laboratorium agar semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tutupnya. (mse)

 

Editor : Hanif
#Seluruh Daerah #Dinkes Kalbar #labkesda #layanan kesehatan masyarakat #deteksi dini