PONTIANAK POST - Ketua Tunas Indonesia Raya (Tidar) Provinsi Kalimantan Barat, Yoggy Perdana Putra menolak keinginan Ketua Projo Budi Arie Setiadi, masuk ke Partai Gerindra. Dia menilai langkah itu tidak sejalan dengan semangat kaderisasi internal partai dan bisa menimbulkan kegaduhan politik di tingkat akar rumput.
“Gerindra partai yang dibangun dengan loyalitas kader dari bawah. Kami tidak ingin partai ini menjadi tempat persinggahan tokoh politik yang berpindah haluan demi kepentingan pribadi,” ujar Yoggy Jumat (7/11).
Yoggy menegaskan, kader muda Gerindra di Kalbar masih solid mendukung kepemimpinan Prabowo Subianto dan tidak melihat urgensi untuk menerima tokoh eksternal seperti Budi Arie.
“Kami menghormati siapa pun yang ingin mendukung perjuangan Pak Prabowo. Tapi kalau bicara soal keanggotaan, ada mekanisme, ada proses. Jangan sampai kehadiran sosok baru justru menimbulkan gesekan di internal,” tambahnya.
Pernyataan Wakil Ketua DPRD Pontianak itu juga mendapat dukungan dari sejumlah pengurus Tidar di kabupaten/kota se-Kalimantan Barat. Mereka menilai sikap tegas Ketua Tidar Kalbar mencerminkan komitmen organisasi dalam menjaga marwah partai dan kader muda. (iza)
Editor : Miftahul Khair