Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Cemburu Buta! Remaja di Pontianak Bacok Rival Pakai Celurit Gara-Gara Pacar

Siti Sulbiyah • Selasa, 11 November 2025 | 10:57 WIB

 

Ilustrasi pembacokan.
Ilustrasi pembacokan.

PONTIANAK POST – Rasa cemburu membuat seorang remaja di Pontianak harus berurusan dengan pihak kepolisian. Polresta Pontianak mengamankan seorang laki-laki berinisial U (16) setelah melakukan penganiayaan dengan senjata tajam di kawasan Ambalat, Jalan Budi Karya, Kecamatan Pontianak Selatan sekitar pukul 02.30 WIB, Minggu (9/11).

Korban, yang juga masih di bawah umur berusia 17 tahun, mengalami luka robek di telapak tangan kanan akibat sabetan senjata tajam jenis celurit. Korban kemudian melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Pontianak untuk meminta perlindungan hukum.

Wakasatreskrim Polresta Pontianak, AKP Agus Haryono, menjelaskan kronologi kejadian yang bermula saat seorang saksi tengah duduk di atas motornya usai makan di warung lamongan dekat salah satu kafe di kawasan Ambalat.

Saat itu, saksi mendengar seseorang berteriak yang mengabarkan bahwa ada remaja yang terluka. Tak lama kemudian, korban datang menghampiri saksi sambil memeluk dan meminta pertolongan dengan kondisi tangan kanan berdarah. 

“Saksi memberikan pertolongan dengan membalut luka korban menggunakan bajunya,” ungkap AKP Agus, Minggu (9/11).

Setelah kejadian, polisi bergerak mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil mengamankan seorang remaja berinisial U beserta barang bukti berupa satu bilah celurit yang diduga sebagai pelaku.

"Saat ini pelaku dan barang bukti sudah kami amankan untuk penyidikan lebih lanjut,” terangnya.

Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui bahwa tindakan penganiayaan itu diduga dipicu oleh rasa tersinggung dan cemburu, karena korban sebelumnya sempat memanggil pacar pelaku di lokasi kejadian.

Agus memastikan pihaknya akan terus melakukan patroli preventif di wilayah Ambalat yang terkenal rawan dan kerap menjadi pusat aktivitas dunia malam dan perdagangan miras.

Sementara itu, Polsek Pontianak Barat berhasil mengamankan sepasang suami istri terduga pelaku tindak pidana penggelapan sepeda motor yang berinisial GA dan VW. Kapolsek Pontianak Barat AKP Basuki Arif Wibowo melalui Kanit Reskrim Ipda Alvon Oktobertus menceritakan kejadian tersebut terjadi pada hari Jumat, 31 Oktober 2025 di Jalan Komyos Sudarso, Kelurahan Sui Beliung, Kecamatan Pontianak Barat. 

“Dari hasil penyelidikan, diketahui modus pelaku GA adalah dengan meminjam sepeda motor milik pelapor serta HP yang pada saat itu digunakan oleh adik pelapor dengan alasan untuk mengambil telepon genggam milik pelaku yang sedang digadaikan,” katanya.

Namun, dari keterangan pelapor, setelah motor dibawa, pelaku tidak kunjung mengembalikannya sehingga korban melapor ke Polsek Pontianak Barat. Menindaklanjuti laporan tersebut, pihaknya segera melakukan serangkaian penyelidikan. 

Dari hasil pengembangan, diketahui bahwa kedua pelaku berpindah-pindah lokasi hingga akhirnya berhasil dilacak di wilayah Ambawang, Kabupaten Kubu Raya. Dari hasil penyelidikan lanjut, polisi memperoleh informasi bahwa para pelaku berada di Jalan Teuku Umar.

“Kemudian dilakukan penangkapan terhadap kedua pelaku tanpa adanya perlawanan, dan pada saat dilakukan penangkapan, ternyata kedua pelaku sedang menjalankan aksi lainnya dan hampir saja adanya.

Terhadap kedua pelaku beserta barang bukti satu unit sepeda motor warna merah, tambah dia, kini telah diamankan ke Mapolsek Pontianak Barat guna dilakukan proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. (sti)

Editor : Hanif
#celurit #ambalat #Remaja #aniaya teman #pontianak #cemburu #polresta pontianak