Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Sekda Kalbar: Forum Jasa Konstruksi Harus Jadi Penggerak Ekonomi

Novantar Ramses Negara • Kamis, 13 November 2025 | 14:20 WIB

Sekda Kalbar Harisson melantik Formajakon Kalbar di Aula Garuda, Kantor Pelayanan Terpadu Kawasan Kantor Gubernur Kalbar pada Selasa (11/11).
Sekda Kalbar Harisson melantik Formajakon Kalbar di Aula Garuda, Kantor Pelayanan Terpadu Kawasan Kantor Gubernur Kalbar pada Selasa (11/11).


PONTIANAK POST – Sekretaris Daerah Kalimantan Barat, Harisson, berharap Forum Jasa Konstruksi (FORMAJAKON) terus berperan aktif dalam pembangunan daerah serta mendukung upaya Pemerintah Provinsi Kalbar dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Harisson juga menekankan pentingnya bagi seluruh insan jasa konstruksi untuk terus mengikuti perkembangan dan penyempurnaan regulasi di sektor tersebut.
“Forum jasa konstruksi diharapkan benar-benar berkomitmen menjaga integritas dalam melaksanakan setiap kegiatan, serta memahami regulasi yang terus disempurnakan,” kata Harisson usai melantik Forum Masyarakat Jasa Konstruksi (Formajakon) Kalimantan Barat periode 2025–2030, sekaligus membuka Forum Jasa Konstruksi Kalbar Tahun 2025 yang berlangsung di Aula Garuda, Kantor Pelayanan Terpadu Kawasan Kantor Gubernur Kalbar, Selasa (11/11).

Lebih lanjut Harisson mengapresiasi dan mengucapan selamat kepada seluruh pengurus Formajakon yang baru dilantik. Ia menegaskan pentingnya peran forum tersebut dalam mendukung pembangunan daerah.

Di acara yang sama, Sekda juga menyampaikan kondisi terkini perekonomian Kalbar berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS). Pada tahun 2024, sektor pertanian masih menjadi penyumbang terbesar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dengan kontribusi 21,84%, disusul industri 15,26%, perdagangan 14,42%, dan konstruksi 12,03% di posisi keempat.

 

“Berdasarkan tren 2019–2024, sektor konstruksi tumbuh rata-rata 2,83% per tahun, menunjukkan potensi besar yang perlu dimanfaatkan oleh masyarakat jasa konstruksi Kalbar,” jelasnya.

Selain itu, ia menambahkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalbar tahun 2024 mencapai 71,19, tergolong tinggi meski masih di bawah rata-rata nasional 75,02. Sementara Indeks Infrastruktur berada di angka 70,10, dengan sejumlah tantangan seperti kondisi jalan mantap, akses air minum, dan sanitasi layak.

“Inilah tantangan sekaligus peluang bagi insan konstruksi untuk menghadirkan solusi nyata bagi kemajuan daerah,” tambahnya.

Sekda juga menyoroti beberapa proyek strategis nasional yang sedang dan akan berjalan di Kalbar, seperti pembangunan jalan bebas hambatan Pontianak–Kijing, pengembangan kawasan industri Sungai Kunyit dan Pulau Penebang, penyelesaian jalan paralel perbatasan, pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sungai Kelik di Kabupaten Sintang, serta interkoneksi sistem kelistrikan Khatulistiwa.

“Kami memohon dukungan dari Kementerian PUPR melalui Dirjen Bina Konstruksi agar Kalbar mendapat prioritas dalam peningkatan jumlah dan kapasitas tenaga ahli konstruksi. Kami yakin peningkatan kualitas SDM di daerah akan berkontribusi pada penguatan SDM nasional dan percepatan Visi Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (mse)

Editor : Miftahul Khair
#kalbar #pertumbuhan ekonomi #Dorong #SDM Daerah #forum jasa konstruksi