PONTIANAK POST - Ketua Panitia Forum Jasa Konstruksi Kalbar 2025, Dhiecho Mahar Dhiecha, mengatakan bahwa forum tersebut menjadi ruang strategis bagi berbagai pihak untuk menyampaikan aspirasi, merumuskan kebijakan, dan memperkuat kolaborasi dalam memajukan sektor konstruksi daerah.
“Melalui forum ini, kami ingin membangun sinergi yang lebih kuat antara pemerintah, pelaku usaha, dan asosiasi profesi agar pembangunan di Kalbar berjalan semakin berkualitas dan berkelanjutan,” tambahnya.
Dhiecho menyebutkan Forum Jasa Konstruksi Kalbar dilaksanakan sesuai amanat Pasal 148 PP Nomor 22 Tahun 2020, yang mengatur bahwa Forum Jasa Konstruksi wajib dilaksanakan minimal satu kali dalam setahun.
“Forum ini merupakan wujud komitmen kita bersama untuk menjalankan amanat regulasi dan memperkuat koordinasi antar pelaku jasa konstruksi di Kalbar,” katanya.
Lebih lanjut Dhiecho mengapresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan semua stakeholder atas dukungan moril dan materiel sehingga forum ini dapat terselenggara dengan lancar,” tutupnya.
Kegiatan Forum Jasa Konstruksi Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2025 diikuti oleh sekitar 250 peserta dari berbagai unsur, mulai dari Kementerian/Lembaga, Forkopimda Kalbar, DPRD Provinsi, Perangkat Daerah Provinsi dan Kab/Kota, akademisi, asosiasi profesi, asosiasi badan usaha, hingga lembaga sertifikasi profesi. (mse)
Editor : Miftahul Khair