PONTIANAK POST - Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalimantan Barat, Arif Joni Prasetyo, menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PKS periode 2025–2030 di Jakarta. Kegiatan tersebut menjadi ajang penting bagi partai untuk menyusun program kerja tahunan 2025–2026 yang selaras dengan hasil Musyawarah Nasional (Munas) sebelumnya.
“Rakernas ini merupakan forum pengambilan keputusan untuk menyusun program kerja tahunan 2025–2026, yang tentunya berpedoman pada amanah Munas,” ujar Arif Joni, Kamis (13/11/2025).
Rakernas diikuti oleh pengurus DPP PKS serta seluruh Dewan Pengurus Tingkat Wilayah (DPTW) dari seluruh Indonesia. Dalam forum tersebut, dibahas berbagai rencana strategis partai serta masukan dari masing-masing wilayah untuk memperkuat arah kebijakan nasional partai.
Menurut Arif Joni, fokus utama PKS dalam periode 2025–2030 ini terangkum dalam program K2-P2, yaitu Kaderisasi dan Pelayanan Publik.
Program ini menegaskan komitmen PKS untuk tidak hanya memperkuat struktur dan militansi kader, tetapi juga meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. "Selain meningkatkan kapasitas dan militansi kader, kami juga memprioritaskan pelayanan publik. Karena sejatinya, partai politik itu diukur dari sejauh mana ia mampu mensejahterakan rakyat,” jelas Arif.
Ia menambahkan, penguatan kaderisasi akan berjalan beriringan dengan peningkatan peran PKS di tengah masyarakat, terutama melalui program-program sosial dan pemberdayaan.
Hasil Rakernas ini nantinya akan menjadi pedoman bagi pengurus di tingkat wilayah untuk menyusun Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) dalam waktu dekat.
Selanjutnya, program tersebut akan diterjemahkan ke tingkat daerah melalui Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di kabupaten dan kota se-Kalimantan Barat. "Program nasional yang disusun di Rakernas akan kami tindaklanjuti di daerah. Nanti wilayah dan daerah akan menyesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan masyarakat setempat,” tutur Arif.
Arif Joni menegaskan bahwa PKS tidak ingin berhenti pada tataran wacana. Melalui K2-P2, partai ingin menunjukkan aksi nyata di bidang pelayanan publik. Mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Pelayanan publik ini akan terus kami dorong selama periode 2025–2030. Kami ingin PKS hadir, bukan hanya di ruang politik, tapi juga di tengah-tengah rakyat,” tegasnya. (den)
Editor : Miftahul Khair