PONTIANAK POST - Hubungan kerja sama antara Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak dengan berbagai perguruan tinggi di Malaysia terus terjalin erat, terutama dalam bidang pendidikan tinggi, dan penelitian. Kolaborasi ini bahkan telah menghasilkan penemuan penting berupa spesies baru di Kabupaten Sintang.
Rektor Untan, Garuda Wiko mengatakan, kerja sama lintas negara tersebut menjadi bukti kuatnya hubungan akademik antara Indonesia dan Malaysia di tingkat universitas. “Untuk bidang pendidikan, terutama higher education, kita terhubung dengan banyak universitas di Malaysia,” ujarnya.
Ia menjelaskan, beberapa kegiatan riset dilakukan melalui program matching fund bersama Universiti Malaysia Sarawak (Unimas), dan sejumlah perguruan tinggi lain di negeri jiran. Dalam program tersebut, peneliti dari Untan, dan universitas mitra melakukan penelitian bersama di berbagai bidang.
“Kabar gembiranya, salah satu tim riset itu berhasil menemukan satu spesies baru. Kalau tidak keliru, penelitian di Kabupaten Sintang,” ungkap Garuda.
Menurutnya, penemuan tersebut menjadi capaian membanggakan bagi dunia akademik di Kalbar, sekaligus memperkuat kemitraan ilmiah antar negara. “Artinya, kesepahaman, kebersamaan, dan kolaborasi itu betul-betul diwujudkan antara Indonesia dan Malaysia,” kata dia.
Garuda menambahkan, spesies yang ditemukan tersebut merupakan jenis kelelawar yang sebelumnya belum pernah tercatat dalam penelitian ilmiah. “Sudah dianggap belum pernah ada, tapi lalu ditemukan spesies yang baru. Itu sangat membanggakan kita juga,” ujarnya.
Kerjasama Untan dengan universitas di Malaysia disebut akan terus dikembangkan, baik dalam bidang riset, pertukaran dosen, dan mahasiswa, maupun pengembangan inovasi berbasis lokal di Kalbar.(bar)
Editor : Hanif