Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Kalbar Jadi Pilot Project Internet Gratis untuk Sekolah dan UMKM

Novantar Ramses Negara • Jumat, 14 November 2025 | 08:16 WIB
BICARA: Gubernur Kalbar Ria Norsan saat berbicara dalam acara Penandatanganan kontrak Transformasi Digital antara pemerintah Indonesia dan Jepang, yang akan mempercepat penyediaan internet gratis di s
BICARA: Gubernur Kalbar Ria Norsan saat berbicara dalam acara Penandatanganan kontrak Transformasi Digital antara pemerintah Indonesia dan Jepang, yang akan mempercepat penyediaan internet gratis di s

PONTIANAK POST – Inovasi digital untuk pemerataan pendidikan dan ekonomi kini hadir di Kalimantan Barat. Gubernur Ria Norsan mengungkapkan bahwa program uji coba layanan internet gratis di beberapa sekolah di provinsi ini telah berjalan sukses, sebagai bagian dari upaya besar pemerintah daerah dalam mendukung pemerataan akses digital untuk pelajar dan masyarakat.

“Kami berharap program ini dapat berjalan lancar, memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam memperbaiki komunikasi dan akses terhadap teknologi,” ujar Ria Norsan, usai menghadiri acara Penandatanganan Kontrak Komersial terkait Transformasi Digital bersama Pemerintah Indonesia dan Jepang di Jakarta, Rabu (12/11).

Kalimantan Barat telah menjadi salah satu daerah pertama yang merasakan manfaat langsung dari program tersebut. Sekolah-sekolah di provinsi ini kini menikmati layanan internet berkualitas tanpa biaya. Keberhasilan uji coba ini diharapkan dapat menginspirasi daerah lain untuk menerapkan model serupa.

Sebagai bagian dari upaya pemerataan digital, layanan internet murah untuk rumah tangga juga akan diperkenalkan, dengan tarif sekitar Rp100.000 per bulan untuk pemakaian bersama. Selain itu, program internet gratis akan diperluas ke seluruh SMP, SMA, dan pusat kegiatan UMKM di wilayah ini. “Kalimantan Barat menjadi pilot project untuk program internet gratis di sekolah. Kami berharap keberhasilan ini dapat direplikasi di provinsi lain,” tambah Ria Norsan.

Kolaborasi antara perusahaan teknologi dan pemerintah Indonesia-Jepang menjadi kunci dari proyek ini. Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk mempercepat transformasi digital di tanah air, dengan dukungan dari mitra internasional.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, mengatakan bahwa Indonesia memiliki tantangan besar terkait penetrasi broadband yang masih rendah di Asia Tenggara. Kecepatan internet di Indonesia saat ini berada di posisi ke-9 dari 10 negara ASEAN, dan hal ini menghambat kemajuan di sektor bisnis dan pendidikan.

Teknologi Fixed Wireless Access (FWA) 5G pada frekuensi 1.4 GHz yang digunakan dalam proyek ini diyakini dapat mengatasi hambatan tersebut. Teknologi ini lebih efisien dan memungkinkan jangkauan internet yang lebih luas tanpa memerlukan infrastruktur kabel serat optik yang mahal. “Solusi ini akan membuka peluang baru bagi UMKM, pendidikan jarak jauh, dan telemedicine, dengan menyediakan akses internet berkecepatan tinggi yang terjangkau,” kata Nezar.

Proyek ini juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Jepang. Wakil Menteri Urusan Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang, Imagawa Takao, menyatakan bahwa inisiatif ini adalah langkah nyata dari kemitraan strategis antara kedua negara untuk memperluas akses digital yang inklusif dan berkelanjutan.

“Proyek ini adalah hasil konkret dari Nota Kesepahaman antara Kominfo dan Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang, yang berfokus pada pengembangan Open RAN. Kami berharap ini dapat menjadi model percontohan di kawasan Asia Pasifik,” ujar Imagawa.

Kerja sama ini mempertemukan penyedia infrastruktur telekomunikasi Indonesia, Search Group, dengan Orexsis, perusahaan patungan antara NTT Docomo dan NEC dari Jepang. Dukungan ini diharapkan mempercepat kebijakan nasional Indonesia dalam menjembatani kesenjangan digital, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif. (mse)

Editor : Hanif
#pendidikan #Ekonomi #sekolah #UMKM #kalbar #pemerataan #digital #internet gratis #Uji coba