Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Progres Baru 50 Persen, Norsan Pastikan Perbaikan Jalan Ketapang–Pesaguan Berlanjut

Novantar Ramses Negara • Senin, 17 November 2025 | 15:16 WIB
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan didampingi Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalbar Iskandar Zulkarnaen meninjau progres perbaikan jalan Ketapang-Pesaguan.
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan didampingi Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalbar Iskandar Zulkarnaen meninjau progres perbaikan jalan Ketapang-Pesaguan.

PONTIANAK POST - Pengerjaan peningkatan Jalan Kepatang - Pesaguan kini telah menembus sekitar 50 persen. Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menggelontorkan anggaran Rp16 miliar untuk pekerjaan ini, yang sebagian difokuskan pada pemeliharaan awal dan penanganan kerusakan berat di sejumlah titik.

"Jalan ini dianggarkan Rp 16 miliar, dan saat ini masih belum selesai, masih dalam proses pengerjaan,” jelas Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan saat meninjau langsung progres pengerjaan Jalan Kepatang–Pesaguan di Kabupaten Ketapang, Senin (17/11).

Ruas jalan tersebut merupakan salah satu akses penting yang menghubungkan sentra-sentra permukiman dan aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah pesisir selatan Kalimantan Barat.

Kunjungan ini sekaligus menjadi bagian dari agenda pemerintah provinsi untuk memastikan percepatan pembangunan infrastruktur dasar, terutama di kawasan pedesaan yang selama ini masih mengalami keterbatasan akses jalan.

Norsan menjelaskan bahwa pengerjaan jalan dilakukan secara bertahap agar mobilitas warga tetap berjalan, meski pemerintah menghadapi keterbatasan anggaran. Sebab jalan tersebut diketahui merupakan jalur yang banyak digunakan masyarakat untuk distribusi hasil pertanian, perkebunan, hingga akses menuju pusat kecamatan.

Norsan menekankan bahwa prioritas utama saat ini adalah memastikan masyarakat dapat kembali melintas dengan aman. Karena itu, titik-titik kerusakan berat menjadi fokus utama sebelum pengerjaan lapisan akhir.

"Ini asal masyarakat bisa jalan dulu. Lubang-lubang besar sudah kita prioritaskan untuk ditutup," ujar Norsan.

Ia menjelaskan bahwa setelah tahap perbaikan dasar, pengerjaan akan berlanjut dengan penghalusan badan jalan dan pengaspalan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan pengguna jalan dan memperpanjang umur layanan jalan tersebut.

Dia pun menegaskan bahwa pembangunan dan perbaikan jalan di wilayah Ketapang tidak berhenti pada proyek tahun ini. Pemprov telah mencanangkan program lanjutan selama dua tahun ke depan untuk memperbaiki sejumlah ruas lainnya, terutama yang berada dalam kondisi rusak parah.

"Program kita dua tahun ke depan masih fokus di wilayah Ketapang, termasuk ruas Kepatang–Pesaguan ini," ujarnya.

Ia juga menyampaikan target jangka menengah pembangunan infrastruktur jalan di Kalbar. Pemerintah menargetkan kondisi jalan mantap dapat mencapai 80 persen dalam lima tahun mendatang.

“Mudah-mudahan bisa tercapai. Kalau tidak, setidaknya mendekati target tersebut,” kata dia.

Tak hanya Ketapang, Ria Norsan memastikan bahwa kabupaten lain di Kalbar juga tetap menjadi prioritas pembangunan. Pemprov akan memulai perbaikan dari ruas-ruas yang dinilai paling rusak dan berdampak langsung pada aktivitas masyarakat.

“Kami tetap perhatikan kabupaten lain. Kita prioritaskan yang rusak-rusak dulu, terutama yang rusak parah,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur desa dan antarkecamatan merupakan fondasi penting dalam meningkatkan ekonomi daerah, pemerataan pembangunan, serta akses layanan publik.

Menurut Norsan, keberhasilan pembangunan jalan bukan hanya berdampak pada pergerakan orang, tetapi juga mempercepat distribusi hasil pertanian, meningkatkan daya saing desa, dan mempermudah akses pendidikan serta kesehatan. (mse)

Editor : Miftahul Khair
#ria norsan #perbaikan jalan #kerusakan #gubernur kalbar #PESAGUAN #ketapang