PONTIANAK POST - Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kalbar terus memperkuat kerja sama dengan Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kalbar untuk mendorong arung jeram sebagai salah satu sport tourism unggulan daerah.
Penegasan itu disampaikan Kepala Disporapar Kalbar, Windy Prihastari, saat membuka Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Arung Jeram 2025 di Desa Sinar Pekayau, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, belum lama ini.
Windy mengatakan FAJI Kalbar selama ini menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam pembinaan atlet, dan pengembangan olahraga air. Ia menilai konsistensi FAJI dalam melahirkan atlet, pelatih, dan wasit berkualitas telah memberi dampak besar bagi kemajuan arung jeram di Kalbar.
“FAJI Kalbar terus menunjukkan kemajuan yang membanggakan. Kita berharap lahir lebih banyak atlet dan wasit berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kalbar di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Lebih jauh, Windy menekankan bahwa kolaborasi Disporapar, dan FAJI tidak hanya fokus pada kompetisi, tetapi diarahkan untuk mengangkat potensi sungai-sungai di Kalbar sebagai destinasi wisata petualangan. Ia menyebut Sungai Sinar Pekayau di Sintang memiliki karakter arus, tantangan, dan keindahan alam yang sangat potensial untuk dikembangkan dalam paket wisata minat khusus.
“Arung jeram bisa menjadi magnet wisata baru bagi Kalbar. Selain memacu semangat olahraga, kegiatan ini juga memperkenalkan keindahan alam sungai kita kepada wisatawan,” katanya.
Kegiatan Kejurprov sendiri diikuti puluhan atlet dari berbagai kabupaten/kota. Meski menjadi ajang kompetisi, momen ini juga dimanfaatkan sebagai bagian dari program pembinaan yang selaras dengan arah pengembangan sport tourism berbasis alam.
Melalui penguatan kerjasama Disporapar dan FAJI, pemerintah berharap olahraga arung jeram dapat mengisi ceruk pariwisata petualangan Kalbar. “Sekaligus menjadi wadah untuk mencetak atlet berprestasi, dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar destinasi,” pungkasnya.(bar)
Editor : Hanif