Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Cuaca Ekstrem Berlanjut di Kalbar, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Deras dan Angin Kencang

Marsita Riandini • Jumat, 28 November 2025 | 16:00 WIB
Awan hitam menyelimuti langit Kota Pontianak di sekitar Jalan Gajah Mada.
Awan hitam menyelimuti langit Kota Pontianak di sekitar Jalan Gajah Mada.

PONTIANAK POST - Adanya siklon tropis Koto dan Ex Siklon Tropis Senyar membentuk pola angin konvergensi di wilayah Kalimantan Barat yang memicu potensi terjadinya cuaca ekstrem, berupa hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang pada tanggal 28-30 November 2025.

Potensi hujan intensitas sedang hingga lebat diprakirakan masih berpotensi berlanjut setidaknya sampai 3 Desember 2025. Tinggi gelombang diprakirakan juga mengalami peningkatan pada periode 28 November sampai dengan 1 Desember 2025 yaitu gelombang kategori Tinggi yakni 2.5 - 4 meter di Perairan Sambas.

Gelombang kategori sedang di Perairan Singkawang hingga Bengkayang, Perairan Pontianak hingga Mempawah, Perairan Kubu Raya, dan Perairan Kayong Utara.

Masyarakat diimbau selalu waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi kapan saja dengan selalu mengikuti perkembangan informasi dari BMKG.

Reny, Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio Pontianak ingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan yang terjadi dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang berdurasi singkat. Waspadai dampak terjadinya hujan lebat berupa banjir, genangan maupun tanah longsor, terutama di wilayah-wilayah yang sering terjadi bencana tersebut.

"Secara umum kondisi cuaca di wilayah Kalimantan Barat pada Saat Sabtu, 29 November 2025 diprakirakan terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat, terutama pada pagi, siang hingga malam hari," katanya.

Waspada potensi hujan yang terjadi dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang berdurasi singkat. "Waspadai dampak terjadinya hujan lebat berupa banjir, genangan maupun tanah longsor, terutama di wilayah-wilayah yang sering terjadi bencana tersebut," ulasnya.

Berdasarkan ikhtisar beberapa unsur cuaca yang diamati pada delapan lokasi di Kalimantan Barat tanggal 27 November 2025 Pukul 07.00 WIB sampai dengan 28 November 2025 Pukul 07.00 WIB. Tidak terdapat suhu udara ekstrem. Suhu udara tertinggi yaitu 34.4°C terjadi di Kapuas Hulu. Suhu udara rata-rata berkisar 26.4°C hingga 29.4°C.

Sementara suhu udara terendah adalah 24.1°C di Sambas. Terjadi hujan di beberapa titik pengamatan. Curah hujan tertinggi sebesar 23.9 mm/hari di Sambas. Kriteria hari tanpa hujan termasuk kategori sangat pendek yakni 15 hari. Tidak terdapat kejadian angin kencang. Kecepatan angin tertinggi yaitu 15 knot di Sambas hingga tidak terdapat jarak pandang ekstrem. (mrd)

Editor : Miftahul Khair
#Hujan Deras #Cuaca Ekstrem #bmkg #potensi #angin kencang