Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Donata Dirasig Minta Keluarga di Kalbar Sadar Hukum

Novantar Ramses Negara • Minggu, 30 November 2025 | 20:07 WIB

Edukasi Literasi Digital

 

 

PELATIHAN: Donata Dirasig membuka pelatihan pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Pontianak
PELATIHAN: Donata Dirasig membuka pelatihan pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Pontianak

PONTIANAK POST - Ketua Bidang 1 Pemberdayaan Karakter Keluarga TP PKK Kalbar, Donata Dirasig Krisantus Kurniawan, menegaskan pentingnya peran kader PKK sebagai agen edukasi hukum dan literasi digital dalam mewujudkan keluarga sadar hukum (Kadarkum) di era transformasi digital.

Menurut Donata, keluarga merupakan ruang pertama bagi anak dalam mempelajari nilai moral, karakter, dan perilaku. Di lingkungan inilah fondasi kesadaran hukum, etika digital, dan kecakapan menggunakan teknologi dibentuk.

“Oleh karena itu, PKK memiliki peran besar dalam memastikan keluarga Indonesia mampu beradaptasi dengan perubahan zaman,” ujarnya, kemarin.

Ia menjelaskan bahwa tantangan yang dihadapi keluarga saat ini mencakup maraknya kekerasan berbasis gender online (KBGO), eksploitasi anak dan prostitusi online, perjudian serta pinjaman online (pinjol) ilegal, penipuan digital, penyebaran hoaks, hingga minimnya pemahaman masyarakat mengenai hak dan kewajiban hukum.

“Jika keluarga tidak dibekali literasi dan kesadaran hukum yang memadai, risiko-risiko ini akan terus mengancam,” tegasnya.

Donata menambahkan, kader PKK, khususnya Pokja I memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan dalam pembinaan karakter keluarga. Kapasitas kader mesti diperkuat agar mampu memahami isu-isu hukum terkini sekaligus mengidentifikasi potensi kerentanan sosial di masyarakat.

Ia juga meminta para kader untuk menyosialisasikan penggunaan media digital secara produktif sebagai sarana edukasi hukum, membantu keluarga menghadapi risiko digital dengan pendekatan persuasif dan harmonis, serta menjadi jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat.

Sebelumnya, PKK Kalbar sudah menggelar Workshop Penguatan Peran Kader PKK sebagai Agen Edukasi Hukum dan Literasi Digital Menuju Keluarga Sadar Hukum di Era Transformasi Digital.

Workshop yang berlangsung di Aula Sekretariat PKK Kalbar itu digelar sebagai respons atas meningkatnya tantangan era digital, yang tidak hanya memberikan peluang, tetapi juga membawa berbagai risiko bagi anak, perempuan, dan masyarakat.

Donata berharap kegiatan yang sudah digelar dapat memperkuat sinergi antara PKK provinsi, kabupaten/kota, dan para kader di lapangan.

“Mari kembangkan gerakan Keluarga Sadar Hukum berbasis komunitas dan digital, sehingga PKK benar-benar hadir sebagai pelopor pertahanan keluarga dari tingkat desa, kelurahan, hingga provinsi,” tutupnya. (mse)

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#kalbar #digital #PKK