Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Wujudkan Kota Wakaf: Pembinaan Nazhir dan Sosialisasi Percepat Penguatan Ekonomi Umat di Kalimantan Barat

Hanif PP • Rabu, 3 Desember 2025 | 11:15 WIB
Percepat transformasi ekonomi umat lewat wakaf produktif, Kalimantan Barat siap jadi pionir Kota Wakaf.
Percepat transformasi ekonomi umat lewat wakaf produktif, Kalimantan Barat siap jadi pionir Kota Wakaf.

PONTIANAK POST – Upaya percepatan terwujudnya Kalimantan Barat sebagai wilayah maju dalam tata kelola wakaf kembali menguat dengan digelarnya Pembinaan Nazhir dan Sosialisasi Persiapan Kota Wakaf Kalimantan Barat, Rabu (3/12/2025) di Aula Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalbar.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Kalbar dan diikuti jajaran nazhir, penyuluh agama Islam, dan pengurus BWI kabupaten/kota.

Kegiatan berlangsung hangat dan penuh antusias. Pada sesi pembukaan, empat narasumber tampak duduk di kursi panel dengan latar spanduk besar bertema acara, memancarkan kesan keseriusan untuk mendorong perubahan tata kelola wakaf di Bumi Khatulistiwa.

Beberapa peserta terlihat sibuk mencatat materi, sementara lainnya menyimak dan mendokumentasikan jalannya kegiatan.

Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalbar, Dr. H. Muhajirin Yanis, M.Pd.I, hadir langsung memberikan arahan strategis. Baru tiba dari Jakarta dan masih mengenakan pakaian kasual, Muhajirin langsung naik ke panggung, menegaskan bahwa setiap program keagamaan yang memberikan manfaat harus terus disuarakan dan dipublikasikan seluas-luasnya.

“Ini arahan langsung Menteri Agama. Kegiatan yang berdampak harus digelorakan, karena menjadi bagian dari transformasi layanan keagamaan,” tegasnya.

Muhajirin menegaskan bahwa setelah pemisahan tata kelola haji dari Kemenag, fokus pembinaan kini diarahkan pada konsep Rumah Ibadah Berdampak. Dalam konteks tersebut, wakaf menjadi instrumen penting yang tidak lagi dipahami sebatas pembangunan rumah ibadah, madrasah, atau pemakaman—melainkan sebagai pilar penguatan ekonomi umat.

“Wakaf punya potensi besar untuk menggerakkan ekonomi masyarakat, meningkatkan kesejahteraan, sekaligus memperkuat keberlanjutan program keagamaan. Karena itu, wakaf harus dikelola secara profesional, modern, dan produktif,” ujar Muhajirin seraya disambut tepuk tangan peserta.

Ia meminta BWI Provinsi Kalbar dan BWI Kota Pontianak segera menyusun kerangka program, sistem pengelolaan wakaf, serta melakukan inventarisasi aset dan peluang wakaf di Kota Pontianak. Data tersebut menjadi fondasi penetapan Pontianak sebagai Kota Wakaf dan akan menjadi bahan pelaporan kepada Wali Kota Pontianak.

Sesi lanjutan berlangsung lebih interaktif ketika Muhajirin berdiri menyampaikan penegasan kerja kolaboratif antara BWI dan Kemenag. Dalam foto dokumentasi, ia tampak menyampaikan pemaparan dengan gestur tangan ekspresif, sementara seluruh narasumber yang duduk di belakangnya memperhatikan dengan penuh keseriusan.

Di penghujung acara, dilakukan sesi foto bersama. Para narasumber, pengurus BWI, penyuluh agama Islam, dan jajaran Kanwil Kemenag tampak berbaris dalam formasi rapi. Senyum dan ekspresi optimistis terpancar dari seluruh peserta sebagai simbol komitmen mewujudkan ekosistem wakaf yang lebih modern dan berdampak.

Ketua BWI Provinsi Kalbar, Andi Musa, menyampaikan apresiasi kepada Kakanwil atas dukungan penuh terhadap gerakan wakaf di daerah.

“Kami berharap Kota Pontianak dapat menjadi pilot project Kota Wakaf. Jika ini berhasil, maka akan menjadi inspirasi bagi kabupaten/kota lainnya dalam memaksimalkan wakaf untuk kemaslahatan umat,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi langkah awal yang dinilai sangat penting untuk memperkuat skema sinergi wakaf produktif antara BWI, Kemenag, dan para nazhir. Kolaborasi, inovasi, dan kebermanfaatan—tiga kata kunci yang terus digaungkan sepanjang acara—diharapkan menjadi energi baru untuk memajukan gerakan wakaf di Kalimantan Barat.(*/r)

Editor : Hanif
#sosialisasi #kalbar #Nazhir #Kota Wakaf #pontianak #penguatan ekonomi #Pembinaan