Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Pasokan Lancar, Harga Ikan Laut di Pasar Pontianak Tetap Terkendali

Mirza Ahmad Muin • Sabtu, 6 Desember 2025 | 12:24 WIB
MONITORING: Sekda Pontianak Amirullah saat monitoring ketersediaan dan harga bahan pokok menjelang Imlek di Pasar Flamboyan.
MONITORING: Sekda Pontianak Amirullah saat monitoring ketersediaan dan harga bahan pokok menjelang Imlek di Pasar Flamboyan.

PONTIANAK POST - Musim cuaca buruk tidak berarti stok ikan laut justru berkurang. Kenyataannya, hingga kini stok ikan di pasar tradisional tetap tercukupi dan harga tidak melonjak tinggi.

“Cuaca beberapa minggu ini memang sedang tidak bagus. Ombak juga tinggi. Namun untuk stok ikan laut di pasar tradisional tidak ada masalah. Sebab kami (pedagang ikan) mendapatkan kiriman ikan dari banyak tempat,” ujar Dani, pedagang ikan di Pasar Flamboyan, Jumat (5/12).

Menurutnya, harga ikan akan mengalami kenaikan, jika suplai ikan yang ada di banyak tempat mengalami penurunan suplai. Tetapi kondisinya kini, walau musim hujan dan ombak tinggi, suplai ikan masih bisa berjalan normal sebab di beberapa wilayah mungkin para nelayan bisa tetap melaut karena kondisi cuaca masih bagus.

Namun tak ditutupi, beberapa suplai ikan di tempat lain akan menurun dimungkinkan karena nelayan tak berani melaut karena cuaca tengah buruk.

Kata dia, untuk penjualan ikan di pasar sejauh ini masih normal. Walaupun naik, tidak sampai melejit tinggi. Seperti tongkol harga sekilonya bervariasi. Ada yang 25, 30 sampai 40 ribu. 

Tapi secara keseluruhan penjualan ikan tetap stabil. Namun paling tinggi penjualannya saat hari libur terutama hari Sabtu dan Minggu. Sedangkan di hari kerja, biasanya agak kurang, namun peminatnya tetap ada.

Seli, konsumen mengatakan, harga jual ikan sejauh ini masih relatif normal. Kalaupun naik tidak terlampau tinggi. Padahal kondisi cuaca beberapa minggu ini buruk. Ombak tinggi, namun di pasar stok ikan masih banyak stok.

Tak seperti dulu ketika cuaca buruk harga ikan juga akan berpengaruh dan mahal. Untuk saat ini, kenaikan harga ikan pernah naik namun tidak sampai melambung tinggi.

“Kami sekeluarga memang sering mengkonsumsi ikan. Jika harga ikan stabil atau justru turun, pastilah kami konsumsi ikan. Terkecuali harga ikan naiknya tinggi sekali,” ujarnya.

Ia berharap, kondisi cuaca buruk ini tidak berlarut. Tetapi biasanya memang sudah bulannya, seperti di Desember ini intensitas curah hujan meningkat. Termasuk di laut, ombak tinggi. Sehingga membuat para nelayan takut untuk melaut. Jika dipaksakan juga akan membahayakan jiwa nelayan.

“Seperti kejadian beberapa waktu lalu, kapal angkutan orang terpaksa membuang banyak barang yang dibawa ke laut karena gelombang laut tinggi,” ujarnya.

Anggota Komisi III DPRD Kota Pontianak Emiliana meminta dinas terkait dapat melakukan pengecekan stok kebutuhan pangan, baik di tingkat distributor hingga ke pasar tradisional dan moderen. Tujuan pengecekan stok guna memastikan agar ketersediaan pangan ini betul-betul tercukupi.

“Jelang natal dan tahun baru, Dinas Perdagangan mesti melakukan pengecekan stok kebutuhan pangan di Kota Pontianak. Pengecekan bisa dilakukan dari tataran distributor sampailah ke pasar tradisional dan moderen,” ujar Emiliana kepada Pontianak Post, Jumat (5/12).

Kebutuhan pangan seperti beras, telur daging dan sayuran pastinya akan mengalami peningkatan penjualannya saat jelang perayaan natal dan tahun baru nanti. Begitu juga kue-kue dan minuman kaleng, penjualannya akan mengalami peningkatan. “Ini menjadi rezeki bagi pedagang,” ujarnya.

Agar tidak terjadi kenaikan inflasi pangan sudah semestinya dilakukan pengecekan stok bahan pangan yang ada. Mulai dari tingkat distributor. Jika di tataran distributor stoknya aman, dipastikannya harga kebutuhan pokok jelang perayaan natal dan tahun baru bisa tetap stabil. Jikapun naik, mungkin tidak begitu tinggi. Itupun hanya beberapa kebutuhan pokok saja, seperti daging dan telur.

Lebih dalam kata dia, dalam pengecekan bahan pangan terutama untuk makanan dan minuman kemasan, dapat dilihat lagi masa kadaluarsa dari produk tersebut. Takutnya, saat pengecekan makanan kadaluarsa justru lepas dan dipasarkan.

Dia juga minta pada pedagang untuk tidak menimbun stok. Sebab jika stok pangan ditimbun, justru akan membuat perputaran penyaluran kebutuhan pokok mengalami keterlambatan. Bila stok kurang, ini akan mengakibatkan kenaikan pada harga kebutuhan pokok.

Maka munculah spekulasi pedagang dengan menaikkan harga jual komoditi pokok. Sehingga membuat pasar semakin tidak stabil.

Perayaan hari besar keagamaan tambahnya, juga menjadi ladang rezeki bagi pedagang. Baik pedagang kebutuhan pokok dan pedagang yang menjual kebutuhan penunjang seperti pakaian dan perabot rumah.

Dia juga optimis jika perayaan natal dan tahun baru ini mampu menyumbang pertumbuhan ekonomi untuk Kota Pontianak. Dengan adanya pergerakan orang belanja ke pasar, dampaknya positif. Geliat ekonomi mampu terasa sampai tingkat tapak.(iza)

Editor : Hanif
#cuaca buruk #natal #pontianak #tahun baru #pasokan ikan #harga stabil #stok pasar