Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Ria Norsan Tegaskan Semua Etnis di Kalbar Sudah Bersatu

Novantar Ramses Negara • Minggu, 7 Desember 2025 | 19:47 WIB
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan.
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan.

PONTIANAK POST — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan bahwa seluruh etnis yang ada di Kalimantan Barat telah bersatu dalam keberagaman dan hidup berdampingan secara setara tanpa sekat perbedaan.

“Jadi, berat sama dipikul, ringan sama dijinjing, rezeki masing-masing. Kita ini sama semuanya, jadi jangan ada perbedaan-perbedaan. Mari kita satukan perbedaan itu menjadi kekuatan untuk bersama-sama membangun Kalimantan Barat yang kita cintai,” kata Ria Norsan saat menghadiri peringatan Ulang Tahun ke-12 Persatuan Wanita Tionghoa (Perwati) Kalimantan Barat tahun 2025 di Hotel Novotel Pontianak, Jumat malam (5/12).

Sebagai informasi, Perwati merupakan sebuah organisasi yang tidak hanya menaungi perempuan Tionghoa, tetapi juga menjadi jembatan persahabatan, penggerak pemberdayaan, dan simbol harmoni budaya di Kalimantan Barat.

Selama 12 tahun perjalanannya, Perwati telah berdiri sebagai organisasi multi-peran.

Organisasi ini menjadi pilar pemberdayaan perempuan dengan fokus pada pelatihan UMKM, penguatan keterampilan, dan literasi keuangan.

Selain itu, Perwati juga berfungsi sebagai jembatan harmoni lintas budaya melalui berbagai kegiatan sosial, seni, dan kemasyarakatan.

Perwati juga dikenal sebagai motor kegiatan sosial yang aktif, seperti pembagian bantuan, donor darah, serta kegiatan kesehatan. Di sisi lain, organisasi ini berperan sebagai penggerak literasi budaya yang membantu mempertahankan tradisi Tionghoa sebagai bagian penting dari mozaik budaya Kalimantan Barat.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, saya mengucapkan selamat ulang tahun ke-12 kepada Perwati Kalimantan Barat. Semoga Perwati semakin maju, semakin berjaya, semakin banyak berkontribusi bagi masyarakat, serta terus menjaga persatuan dan kesatuan agar seluruh etnis dan suku di Kalimantan Barat tetap bersatu,” ucap Norsan.

Norsan juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat akan selalu mendukung kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh Perwati selama memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

“Apa yang bisa saya bantu, nanti segera sampaikan kepada saya,” tutupnya.

Sebagai tambahan informasi, hingga saat ini tercatat sebanyak 802 organisasi kemasyarakatan (ormas) telah melapor di Provinsi Kalimantan Barat. Namun, hanya 248 organisasi yang tergolong aktif, sementara 554 ormas lainnya belum memperbarui atau melaporkan kembali kepengurusannya. (mse/r)

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#ria norsan #Etnis #Suku #perbedaan