Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

CCTV Live di YouTube Ubah Wajah Pontianak: Macet, Aksi Nekat, sampai Kasus Kriminal Terbongkar

Aristono Edi Kiswantoro • Minggu, 7 Desember 2025 | 20:05 WIB
PANTAU LALU LINTAS: Wali Kota Pontianak Edi Kamtono memantau kondisi lalu lintas melalui CCTV di layar raksasa Ruang Pontive Center, Kantor Wali Kota Pontianak.
PANTAU LALU LINTAS: Wali Kota Pontianak Edi Kamtono memantau kondisi lalu lintas melalui CCTV di layar raksasa Ruang Pontive Center, Kantor Wali Kota Pontianak.

PONTIANAK - Lebih sebulan terakhir, wajah Kota Pontianak berubah dengan hadirnya layanan live 24 jam CCTV yang tayang akun Youtube @CCTVDISHUBKOTAPONTIANAK. Masyarakat Pontianak bisa menyaksikan siarkan langsung melalui kanal YouTube tersebut.

Tak ayal potongan-potongan video kecelakaan, pelanggaran lalu lintas, hingga momen unik di persimpangan jalan berseliweran di media sosial.

Kesalahan-kesalahan lalu lintas di kamera pengawas ini  kini menjadii konsumsi publik. Belum lagi tambahan rekaman pribadi dari kamera neriten. Fenomena ini membuka babak baru dalam transparansi ruang kota.

"CCTV ini sangat membantu saya yang tinggal di seberang (Pontianak Timur), kalau mau ke kota, kan takut Jembatan Kapuas I. Biasanya saya lihat CCTV yang di simpang Jl Tanjung Raya dan simpang Jl Imam Bonjol. Kalau kelihatan macet, saya bisa lewat Jembatan Kapuas II," sebut Jerry (42), salah seorang warga.

 

Terintegrasi AI 

Kepala Dinas Perhubungan Kota Pontianak Yuli Trisna Ibrahim, mengatakan, CCTV live. Dengan adanya CCTV live ini adalah bentuk inovasi Pemkot Pontianak.

Dimana masyarakat dapat melihat titik-titik lalu lintas, di Kota Pontianak. Inovasi ini turut membantu masyarakat dalam berlalu lintas. Demikian dikatakan

“Penayangan CCTV lalu lintas secara live di YouTube bukan sekedar tontonan, tetapi bagian dari upaya Pemerintah Kota Pontianak mewujudkan kota yang lebih cerdas dan transparan,” ujarnya Kamis (4/12).

Keberadaan CCTV live diharap masyarakat dapat memantau kondisi jalan. Warga juga bisa melihat titik-titik macet, kondisi cuaca, atau kepadatan lalu lintas sehingga lebih mudah merencanakan perjalanan.

CCTV ini kata dia juga bentuk transparansi pemerintah. Dengan menayangkan CCTV pemerintah menunjukkan keterbukaan informasi publik dan memperkuat kepercayaan warga terhadap pengelolaan kota.

CCTV live juga mendukung konsep smart city. Karena konsep kota cerdas membutuhkan data real time.

Tayangan CCTV inilah menjadi bagian dari sistem transportasi cerdas yang membantu pemantauan, pengambilan Keputusan cepat serta integrasi dengan teknologi AI (akal imitasi). Dia melanjutkan, CCTV live juga mampu mendorong keamanan dan keselamatan masyarakat.

Oleh sebab itu, masyarakat mesti mengenali titik rawan kecelakaan dan mempermudah petugas mendeteksi insiden di lapangan.

“YouTube menjadi sarana yang murah dan mudah dijangkau bagi siapapun tanpa perlu aplikasi khusus. Ini juga bisa menjadi edukasi warga jadi lebih sadar pola lalu lintas dan lebih bijak dalam berkendara,” ujarnya.

Salah satu indikator keberhasilan program CCTV live adalah meningkatnya kepercayaan dan minat masyarakat. Hal ini terlihat dari jumlah pelanggan (subscriber) kanal YouTube CCTV Dishub Kota Pontianak yang kini sudah melampaui 11 ribu orang.

Angka tersebut menunjukkan bahwa masyarakat semakin mengandalkan tayangan CCTV sebagai sumber informasi real-time untuk memantau kemacetan, kondisi jalan, hingga kejadian di lapangan.

Semakin banyak warga yang mengikuti kanal ini, semakin kuat bukti bahwa layanan CCTV live benar-benar dibutuhkan, dipercaya, dan dimanfaatkan publik.

Mengenai kontrol privasi dan keamanan data dilakukan dengan memastikan CCTV hanya merekam area publik, bukan ruang privat.

Arah kamera dibatasi agar tidak menyorot rumah warga atau aktivitas pribadi.

Data juga melewati jaringan yang diawasi, dan akses ke sistem pusat dibatasi hanya untuk petugas berwenang.

Tayangan live yang dibuka untuk publik sudah melalui pengamanan teknis dan pemantauan berkala agar tetap aman serta sesuai aturan perlindungan data.

 

Bantu Kerja Polisi

Keberadaan kamera pengawas atau CCTV dinilai sangat membantu kepolisian dalam mengungkap berbagai tindak pidana. Kasi Humas Polresta Pontianak, AKP Wagitri mengatakan salah satu manfaat utama CCTV adalah menghadirkan bukti visual yang akurat.

Video yang terekam kamera pengawas mampu memperlihatkan secara nyata peristiwa yang terjadi. “Rekaman CCTV memberikan gambaran yang jelas tentang kronologis kejadian sehingga memudahkan penyidik melihat peristiwa secara objektif,” ujarnya, Rabu (3/12).

Lewat rekaman tersebut, polisi juga dapat dengan cepat mengidentifikasi pelaku melalui ciri-ciri fisik yang terekam.

Selain itu, CCTV turut memperkuat alat bukti dalam proses penyidikan hingga persidangan.

“Rekaman CCTV termasuk alat bukti sah yang membantu dalam penyidikan dan pembuktian di pengadilan untuk menguatkan konstruksi perkara,” jelasnya.

 Polresta Pontianak sendiri kerap menggunakan CCTV sebagai alat bukti pendukung penyidikan. Beberapa kasus yang sering terbantu dengan rekaman CCTV di antaranya pencurian, kekerasan dalam rumah tangga, hingga pencurian kendaraan bermotor.

“Kasus pencurian motor misalnya, biasanya kami mengambil rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Di jalan raya banyak terpasang CCTV, dari situlah kami melihat pergerakan pelaku,” ungkapnya.

Meski demikian, pihak kepolisian juga menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait kualitas resolusi gambar yang terkadang kurang jelas.

Dalam kondisi tertentu, polisi memerlukan bantuan saksi ahli untuk menganalisis rekaman tersebut.

Wagitri pun mengimbau masyarakat untuk turut memasang CCTV, khususnya di kawasan permukiman yang padat penduduk dan rawan tindak kejahatan.

“Penggunaan CCTV sangat diperlukan agar masyarakat bisa mencegah serta mengawasi rumah atau kediamannya, apalagi sekarang bisa terhubung langsung dengan ponsel,” tuturnya. (iza/sti)

 

Peta Sebaran CCTV di Pontianak

 

  1. Jl. Pak Kasih arah Bundaran Pancasila
  2. Jl. Pak Kasih
  3. Jl. Komyos Sudarso
  4. Simpang 28 Oktober
  5. Simpang Tanjung Raya
  6. Simpang Garuda
  7. Simpang Pajak
  8. Jl. Komyos depan Pelabuhan
  9. Jl. Pak Kasih
  10. Jl. Komyos depan Pelabuhan
  11. Jl. Komyos Sudarso
  12. GRT 1 Sui. Jawi
  13. Simpang Parit Besar
  14. Parit Besar
  15. Tugu Digulis Ayani
  16. Simpang Tanjung Hulu
  17. Kota Baru depan SPBU Bundaran
  18. Simpang Garuda
  19. Jl. Imam Bonjol depan SPBU
  20. Simpang Patimura
  21. Tugu Digulis
Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#kamera #jalan #pontianak #Simpang #Pemkot #CCTV