PONTIANKA POST – Banjir rob yang melanda wilayah Pontianak Selatan menelan korban jiwa. Seorang anak berinisial BP (10) ditemukan meninggal dunia di aliran sungai Gang Suprapto, Kelurahan Melayu Darat, Selasa (9/12) sekitar pukul 06.00 WIB.
Kapolsek Pontianak Selatan AKP Inayatun Nurhasanah menjelaskan, korban sebelumnya dilaporkan hilang oleh ibunya saat wilayah tersebut tengah dilanda banjir rob. BP terakhir terlihat pada Senin (8/12) sekitar pukul 10.00 WIB. Namun, hingga sore hari pukul 17.00 WIB, anak itu tak kunjung pulang.
Keluarga lantas melapor ke Polsek Pontianak Selatan. Mendapatkan laporan tersebut, Inayatun bersama personel Polsek dibantu Basarnas, BPBD, Damkar, dan warga melakukan pencarian hingga tengah malam.
Korban akhirnya baru ditemukan oleh warga dalam kondisi mengapung di tepian sungai. Dari hasil pemeriksaan Inafis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Korban diduga meninggal akibat tenggelam. Jenazah rencananya dimakamkan hari ini di TPU Gang Pagar Alam.
Inayatun bersama jajaran langsung melayat ke rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa dan memberikan dukungan kepada keluarga korban. “Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga almarhum diberi tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga diberikan kekuatan serta kesabaran,” ujarnya.
Ia pun mengingatkan orang tua agar lebih waspada menjaga anak-anak, terutama saat kondisi air pasang. “Kami mengimbau orang tua lebih waspada, terutama di kawasan bantaran sungai saat banjir rob melanda,” katanya.
Ia menilai musibah ini menjadi pengingat bagi seluruh warga untuk lebih berhati-hati, terutama di kawasan bantaran sungai saat banjir rob melanda. (sti)
Editor : Hanif