PONTIANAK POST – Mengawali hari kedua kunjungan kerjanya di Kabupaten Sintang, Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menghadiri sekaligus memberikan tausiyah dalam kegiatan keagamaan Meraih Berkah Subuh di Masjid Al-Fajri, Minggu (14/12). Di hadapan jamaah, Ria Norsan tak hanya menyampaikan pesan keagamaan, tetapi juga menyinggung harapan besar terbentuknya Provinsi Kapuas Raya.
Dalam tausiyahnya, Ria Norsan mengungkapkan rasa syukur dapat kembali hadir di Sintang. Ia menyebut aspirasi pembentukan Provinsi Kapuas Raya yang sempat dibahas dalam seminar sehari sebelumnya sebagai ikhtiar bersama untuk mendorong kemajuan daerah. “Mudah-mudahan Kapuas Raya ini segera terwujud, dengan Kabupaten Sintang menjadi bagian dari provinsi baru setelah Kalimantan Barat,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur menekankan pentingnya persatuan umat Islam serta peran dakwah dalam kehidupan bermasyarakat. Ia mengutip Surah Ali Imran ayat 104 yang menyerukan agar ada sekelompok umat yang mengajak kepada kebaikan (amar ma’ruf) dan mencegah kemungkaran (nahi munkar). “Allah SWT berfirman, hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran. Mereka itulah orang-orang yang beruntung,” tuturnya.
Ria Norsan juga mengingatkan bahaya perpecahan umat. Ia merujuk hadis Rasulullah SAW yang menggambarkan kondisi umat Islam di akhir zaman seperti buih di lautan. Jumlahnya banyak, namun lemah dan mudah terombang-ambing.
Sebaliknya, ia mengajak umat Islam untuk menjadi seperti karang di tengah lautan yang tetap kokoh meskipun diterpa gelombang. “Persatuan adalah kunci agar umat tidak mudah diprovokasi dan dipecah belah,” tegasnya.
Mantan Bupati Mempawah dua periode itu turut menyoroti pentingnya memakmurkan masjid sebagai pusat pembinaan umat. Ia mengutip Surah At-Taubah ayat 18 yang menegaskan bahwa orang-orang berimanlah yang memakmurkan masjid dengan mendirikan salat, menunaikan zakat, serta hanya takut kepada Allah SWT.
Ria Norsan mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Meraih Berkah Subuh yang dinilainya konsisten dan membawa dampak positif. Kegiatan serupa, kata dia, telah dilaksanakan di berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Barat, mulai dari Ketapang, Sambas, hingga Kota Pontianak. “Alhamdulillah, hampir seluruh kabupaten dan kota melaksanakan kegiatan serupa dengan berbagai nama. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi kita semua,” tutupnya.
Usai tausiyah, Gubernur Kalimantan Barat menyerahkan bantuan secara simbolis kepada pengurus masjid berupa bantuan pembangunan melalui program CSR Bank Kalbar, masing-masing sebesar Rp30 juta untuk Masjid Al-Fajri dan Rp30 juta untuk Masjid Al-Amin, serta bantuan 300 lembar sarung salat. (mse/r)
Editor : Hanif