PONTIANAK POST — Tim gabungan Polresta Pontianak, TNI, Satpol PP, pemerintah kelurahan, dan Pertamina Patra Niaga kembali mendatangi lokasi produksi kue lapis Eka Donat di kawasan Siantan, Pontianak Utara, Senin (22/12).
Penertiban ini dilakukan sebagai bagian dari evaluasi penggunaan LPG 3 kilogram bersubsidi oleh pelaku usaha yang produksinya terus meningkat seiring tingginya permintaan pasar.
Sales Branch Manager (SBM) Kalbar V Gas Pertamina Patra Niaga M Fadlan Ariska membenarkan temuan 57 tabung LPG 3 kg di area produksi.
Tabung-tabung tersebut ditemukan di beberapa titik, mulai dari luar bangunan, ruang produksi, hingga halaman belakang.
Kata Fadlain, pemilik usaha kue lapis Eka Donat, mengakui produk kue lapisnya laris di pasaran dan telah dipasarkan tidak hanya di Kalimantan Barat, tetapi juga dikirim ke Pulau Jawa dan Sumatra.
Baca Juga: Pertamina Tanggapi Viralnya Usaha Kue Lapis Pontianak Gunakan 57 Tabung LPG 3 Kg Bersubsidi
Peningkatan permintaan tersebut diikuti dengan bertambahnya kapasitas produksi dan jumlah tenaga kerja.
Namun, dalam pemeriksaan, Eka Agustini menyampaikan bahwa dirinya tidak mengetahui adanya larangan penggunaan LPG 3 kg bersubsidi untuk kegiatan usaha dengan skala produksi seperti yang dijalankannya saat ini.
Fadlan menegaskan, regulasi secara jelas mengatur bahwa LPG 3 kg hanya diperuntukkan bagi rumah tangga miskin, usaha mikro, nelayan, dan petani sasaran, dengan batasan jumlah.
Usai diberikan penjelasan, pihak usaha kooperatif dan langsung menyesuaikan penggunaan energi. Sebanyak 40 tabung LPG 3 kg ditukarkan dengan Bright Gas 5,5 kilogram, sementara sisa tabung lainnya diamankan oleh Satpol PP Kota Pontianak sebagai bagian dari penertiban.
Pertamina Patra Niaga tetap akan melakukan pendalaman, termasuk menelusuri mekanisme perolehan LPG 3 kg yang digunakan.
Ke depan, tim gabungan mengimbau pelaku usaha yang tengah berkembang agar menyesuaikan jenis energi dengan skala usaha, sehingga subsidi LPG benar-benar tepat sasaran dan tidak mengurangi hak masyarakat yang membutuhkan.
Sidak berkala di sentra-sentra usaha akan terus dilakukan sebagai bagian dari pengawasan distribusi LPG bersubsidi. (ars)
Baca Juga: Satpol PP Pontianak Grebek Usaha Kue Lapis, 57 Tabung LPG 3 Kg Subsidi Disita
Editor : Aristono Edi Kiswantoro