Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Jelang Nataru, DPRD Pontianak Cek Harga Bahan Pokok di Pasar

Mirza Ahmad Muin • Rabu, 24 Desember 2025 | 13:14 WIB

 

Ilustrasi pasar sayur. (Jawa Pos)
Ilustrasi pasar sayur. (Jawa Pos)

PONTIANAK POST - Komisi III DPRD Kota Pontianak melakukan pengecekan berbagai komoditi bahan pokok di pasar tradisional dan pasar moderen kemarin. Bertujuan untuk memastikan jika ketersediaan stok untuk natal dan tahun baru tercukupi.

“Kami melakukan pengecekan harga di pasar tradisional dan pasar moderen. Secara keseluruhan untuk harga berbagai komoditi pokok normal. Kalaupun ada naik tidak begitu tinggi,” ujar Anggota Komisi III DPRD Kota Pontianak, Emiliana, Selasa (23/12).

Menurutnya, ketersediaan stok berbagai kebutuhan pokok jelang natal dan tahun baru menjadi penting untuk menjadi perhatian semua pihak. Sebab ketika stok ketersediaan bahan pokok tercukupi, maka kecil kemungkinan akan terjadi kenaikan harga.

Namun dia tak menutupi, untuk beberapa komoditi memang terjadi kenaikan. Namun tidak terlalu tinggi. Kata Emiliana itu hal wajar. Tahun-tahun sebelumnya itu juga terjadi, terutama untuk komoditi daging ayam, daging sapi dan telur.

“Mungkin pembeli meningkat. Sehingga permintaan pedagang ke distributor juga tinggi. Namun jika stoknya masih terjaga, kenaikan tidak akan tinggi,” katanya.

Pandangan dia, momen peringatan hari natal dan tahun baru ini juga mampu menghidupkan perekonomian di level tapak. Kalau dia melihat geliat tidak nya ekonomi kuncinya ada di pasar tradisional. Jika pasar tradisional ramai dikunjungi pembeli, artinya roda ekonomi masih bergerak. Namun jika pasar tradisional sepi pembeli maka harus menjadi perhatian semua pihak.

Dia melanjutkan, sejauh ini transaksi jual beli komoditi primer kebanyakan masih dengan cara konvensional. Yaitu masyarakat datang ke pasar, mencari kebutuhan pokok untuk di rumah. Berbeda dengan kebutuhan tambahan, seperti belanja pakaian dan lainnya.

Cara belanjanya sudah berbeda. Bisa dengan membeli secara online. Untuk melihat transaksi itu secara menyeluruh hanya bisa diakses oleh lembaga yang memiliki akses saja. Sehingga perputaran perekonomian itu tak bisa dilihat kasat mata.

Tetapi dia tetap optimis jika perekonomian ini tetap terus tumbuh. Sebab pekerjaan jasa pengiriman barang masih tinggi. Di jalan-jalan, tak sedikit kurir yang membawa barang begitu banyak untuk diantarkan ke rumah-rumah konsumen. “Ini juga membuktikan jika proses transaksi ekonomi terus berjalan sesuai relnya,” katanya.

Ia berharap, momen Natal dan Tahun Baru menjadi awal yang bagus untuk peningkatan perekonomian khususnya di Kota Pontianak.(iza)

Editor : Hanif
#natal #komisi iii #bahan pokok #pontianak #pasar tradisional #dprd pontianak #tahun baru