Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Polisi Amankan 27 Remaja di Pontianak Barat, Cegah Tawuran dengan Senjata Tajam

Siti Sulbiyah • Selasa, 30 Desember 2025 | 10:28 WIB

 

Ilustrasi tawuran.
Ilustrasi tawuran.

PONTIANAK POST – Aksi tawuran remaja di Pontianak Barat nyaris pecah. Sebanyak 27 remaja diamankan polisi saat diduga hendak bentrok di Jalan Tebu, Kecamatan Pontianak Barat, Minggu (28/12) dini hari. Dari lokasi, polisi menyita senjata tajam hingga belasan sepeda motor.

Pengamanan dilakukan setelah Polsek Pontianak Barat menerima laporan warga yang resah melihat sekelompok remaja berkumpul dengan gerak-gerik mencurigakan di kawasan tersebut. Kapolsek Pontianak Barat AKP Basuki Arif Wibowo mengatakan, petugas langsung melakukan penyisiran setelah menerima informasi dari masyarakat.

“Saat penyisiran, kami menemukan satu kelompok berjumlah 27 remaja yang diduga akan melakukan tawuran. Ketika hendak diamankan, tiga orang sempat melarikan diri, namun berhasil kami tangkap,” ujar Basuki.

Dari tangan para remaja tersebut, polisi mengamankan tiga senjata tajam, 15 unit sepeda motor, serta 22 unit telepon genggam. Seluruh remaja beserta barang bukti langsung dibawa ke Mapolsek Pontianak Barat untuk pemeriksaan lebih lanjut guna mencegah terjadinya aksi kekerasan.

Basuki menegaskan, penanganan terhadap para remaja akan dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Selain proses pemeriksaan, polisi juga akan memanggil orang tua masing-masing remaja serta melibatkan Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Pontianak untuk langkah pembinaan.

“Kami akan melakukan pembinaan dan pendalaman. Orang tua wajib dilibatkan agar ada pengawasan yang lebih ketat terhadap pergaulan anak-anak,” tegasnya. Ia mengimbau para orang tua untuk lebih peduli dan aktif memantau aktivitas anak-anak mereka, terutama pada malam hari, guna mencegah keterlibatan dalam tawuran maupun kegiatan negatif lainnya.

Polsek Pontianak Barat, lanjut Basuki, berkomitmen meningkatkan patroli rutin, khususnya di titik-titik rawan yang berpotensi menjadi lokasi tawuran dan tindak kejahatan. “Patroli akan terus kami tingkatkan agar potensi gangguan kamtibmas bisa dicegah sejak dini dan masyarakat merasa aman serta nyaman,” pungkasnya. (sti)

 

Editor : Hanif
#kekerasan #polisi #senjata tajam #Remaja #tawuran #Pontianak Barat