Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Teknik Sipil POLNEP Berikan Kontribusi pada Masyarakat Bansir Laut Lewat PKM di Rumah Budaya

Hanif PP • Rabu, 31 Desember 2025 | 11:50 WIB
Pelaksanaan PKM Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Pontianak yang berlangsung di Rumah Budaya, Gg. H. Salmah, Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Pontianak Tenggara, Jumat (26/12/2025).
Pelaksanaan PKM Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Pontianak yang berlangsung di Rumah Budaya, Gg. H. Salmah, Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Pontianak Tenggara, Jumat (26/12/2025).

PONTIANAK POST - Sebagai bagian dari pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Pontianak (POLNEP) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Rumah Budaya, Gg. H. Salmah, Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Pontianak Tenggara. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (26/12/2025) dan bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya warga RW 03 Kelurahan Bansir Laut.

Kegiatan PKM dipimpin oleh Drs. Satriyo Utomo, S.T., M.T., dengan dua agenda utama yang sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat setempat yakni Survey Pemetaan Kebutuhan untuk Desa Binaan dengan memberikan solusi berkelanjutan dimana Tim PKM POLNEP melakukan survey pemetaan untuk mengidentifikasi kebutuhan dan potensi yang ada di desa binaan yang berdiskusi langsung dengan tokoh masyarakat dan warga, yang dipimpin oleh Drs. Satriyo Utomo bersama Ketua RW 03 Kelurahan Benua Melayu Laut, Endang Purnama.

Tim berfokus pada pemetaan kendala ekonomi, potensi desa, serta akses terhadap fasilitas publik. Hasil dari survey ini akan menjadi panduan dalam menyusun program pembinaan desa yang dapat dilaksanakan dalam waktu satu tahun ke depan.

“Terima kasih kepada seluruh warga Desa Binaan RW 03 Kelurahan Bansir Laut yang telah menyambut kami dengan antusias dan hangat. Mari kita jaga sungai kita, karena sungai adalah urat nadi kehidupan kita,” ujar Satriyo.

Sementara itu, pada agenda kedua dilakukan Penyuluhan Lingkungan Sehat di Kawasan Pemukiman Tepian Sungai disampaikan oleh Hj. Eva Ryanti, S.T., M.T., selaku narasumber.

Dalam pemaparannya, Eva menyampaikan bahwa kawasan pemukiman yang berada di tepian sungai memiliki tantangan tersendiri terkait sanitasi dan kebersihan lingkungan dengan fokus pada sistem pembuangan limbah rumah tangga dan sanitasi mandiri.

“Masyarakat yang tinggal di kawasan tepian sungai memegang peranan penting sebagai pelestari ekosistem air. kebiasaan membuang sampah sembarangan ke sungai dapat berdampak buruk terhadap kesehatan jangka panjang”, ujarnya.

Eva menambahkan bahwa setiap rumah tangga wajib memiliki septik tank standar yang dapat mencegah pencemaran air tanah, terutama di kawasan pemukiman yang terletak di lahan basah atau tepi air.

“ Sungai yang seharusnya menjadi sumber kehidupan, dapat berubah menjadi sumber penyakit jika tidak dijaga dengan baik. Dengan lingkungan yang lebih sehat, diharapkan anak-anak dapat tumbuh lebih kuat, dan produktivitas warga pun dapat meningkat”, harapnya.

Melalui kegiatan ini, POLNEP berkomitmen untuk terus berperan dalam memberikan dampak positif kepada masyarakat. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk menciptakan perubahan besar yang diawali dari langkah-langkah kecil yang terukur dan pendekatan yang tepat sasaran.

Dengan semangat kolaborasi dan partisipasi aktif warga, diharapkan program-program pembinaan yang dirancang dapat memberikan manfaat jangka panjang dan mendukung pembangunan berkelanjutan di kawasan tersebut.

Editor : Hanif
#PKM #Survey #penyuluhan #Teknik Sipil #Politeknik Negeri Pontianak #Bansir Laut #pemetaan