Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Bukan Sekadar Pasukan Tempur, Yonif TP 882 Hulubalang Diharapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Ashri Isnaini • Rabu, 31 Desember 2025 | 17:31 WIB

Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Jamallulael menyerahkan jabatan Danyonif TP 882/Hulubalang kepada Mayor Inf Ricky Fauzie dalam upacara di Marshalling Area Yonif TP 882/HB, Kubu Raya, Selasa (30/12)
Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Jamallulael menyerahkan jabatan Danyonif TP 882/Hulubalang kepada Mayor Inf Ricky Fauzie dalam upacara di Marshalling Area Yonif TP 882/HB, Kubu Raya, Selasa (30/12)

PONTIANAK POST – Tongkat komando Yonif TP 882/Hulubalang resmi berpindah tangan. Pangdam XII Tanjungpura, Mayjen TNI Jamallulael, Selasa (30/12), menyerahkan jabatan Danyonif kepada Mayor Inf Ricky Fauzie dalam upacara militer di Marshalling Area Yonif TP 882/HB, Kabupaten Kubu Raya.

Dalam prosesi tersebut, Jamallulael menyematkan tanda jabatan sekaligus menyerahkan tongkat komando dan Tunggul Batalyon kepada Mayor Inf Ricky Fauzie sebagai simbol kepercayaan dan tanggung jawab memimpin Yonif TP 882/HB.

Jamallulael menegaskan, Yonif TP 882/HB bukan sekadar satuan infanteri konvensional, melainkan satuan hibrid yang dirancang untuk menjadi pasukan mandiri di jajaran TNI Angkatan Darat. Batalyon ini memiliki peran strategis tidak hanya dalam aspek pertahanan, tetapi juga pemberdayaan wilayah dan pembangunan teritorial, khususnya di Kalimantan Barat.

“Yonif TP ini berbeda. Selain memiliki kemampuan tempur, satuan ini juga dibekali kemampuan untuk mendukung pembangunan dan menggali potensi wilayahnya sendiri,” tegas Jamallulael.

Baca Juga: PLN Energize Daya 197.000 VA untuk Dukung Operasional Yonif TP 833/Bumi Daranante

Dia menerangkan, struktur Yonif TP 882/HB dilengkapi dengan sejumlah unit khusus, seperti satuan konstruksi dan kesehatan, serta satuan pertanian dan peternakan. Keberadaan unit-unit tersebut diharapkan mampu membantu percepatan pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah tugas.

Jamallulael juga menyoroti dampak ekonomi yang ditimbulkan dari kehadiran batalyon ini. Dengan jumlah personel sekitar 1.000 prajurit, perputaran ekonomi di wilayah Kubu Raya diproyeksikan akan meningkat signifikan.

“Bayangkan jika 1.000 prajurit memiliki rata-rata penghasilan Rp 5 juta, maka dalam sebulan ada perputaran uang sekitar Rp 5 miliar di daerah ini. Di mana ada batalyon, di situ akan tumbuh rumah makan, bengkel, hingga pasar. Roda ekonomi akan berputar,” katanya.

Dikesempatan yang sama, Jamallulael mengungkapkan mayoritas prajurit Yonif TP 882/HB merupakan tenaga muda produktif berusia 18 hingga 19 tahun. Usia tersebut dinilainya sebagai modal besar untuk membentuk prajurit yang tangguh, adaptif, dan berdedikasi tinggi.

Dia pun berpesan kepada jajaran komandan, khususnya Danyonif yang baru, agar memberikan pembinaan dan pelatihan secara maksimal kepada para prajurit muda tersebut.

Baca Juga: Prajurit Yonif 641/Beruang Siap Tunjukkan Profesionalisme di Latma Kekar Malindo 2025

“Prajurit-prajurit ini masih sangat muda dan bisa dibentuk menjadi apa saja. Karena itu dipilih komandan-komandan yang hebat untuk melatih mereka agar menjadi prajurit profesional sekaligus bermanfaat bagi masyarakat,” pungkas Jamallulael. (ash)

Editor : Miftahul Khair
#Yonif TP 882 Hulubalang #kodam xii tanjungpura #tni ad #serah terima jabatan