PONTIANAK POST - Memasuki awal 2026, kabar gembira datang bagi masyarakat Kalimantan Barat, khususnya para pelancong dan pelaku bisnis. Maskapai Batik Air secara resmi membuka rute penerbangan internasional langsung (non-stop) dari Bandara Internasional Supadio (PNK) menuju Kuala Lumpur (KUL).
Kehadiran rute penerbangan internasional Bandar Internasional Supadio (PNK) menuju Kuala Lumpur ini memicu gelombang antusiasme yang luar biasa. Selain mempermudah mobilitas antarnegara, rute ini dinilai akan menggairahkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di wilayah Kalimantan Barat.
Salah satu pihak yang paling menyambut hangat kehadiran rute ini adalah para pegiat media sosial. Siti Mustiani, seorang travel content creator asal Pontianak, menyatakan bahwa rute langsung ini adalah jawaban yang ditunggu-tunggu oleh komunitas pelancong.
"Akhirnya ada lagi pilihan transportasi udara langsung ke Kuala Lumpur Malaysia! Sebagai travel content creator, ini kabar baik sih. Apalagi KL itu salah satu destinasi yang paling pas buat masyarakat Indonesia, khususnya Pontianak," ujarnya.
Siti menambahkan bahwa kemudahan akses ini memungkinkan berbagai gaya perjalanan, mulai dari solo traveler, backpacker, hingga liburan keluarga. Ia pun menaruh harapan besar pada konsistensi layanan Batik Air ke depannya.
"Banyak teman-temanku yang sudah ke sana dan banyak rekomendasi itinerary. Aku sendiri sudah buat rencana ke KL dalam waktu dekat. Harapannya, Batik Air punya banyak pilihan jam terbang, baik pagi maupun malam, dan pastinya dengan harga yang tetap terjangkau," tambahnya.
Selain kemudahan akses, faktor harga menjadi daya tarik utama bagi warga Pontianak. Febby, warga Pontianak yang sering bepergian ke luar negeri, mengungkapkan bahwa rute langsung ini memangkas biaya perjalanannya secara signifikan.
"Biasanya kalau mau ke luar negeri saya harus ke Jakarta dulu, yang artinya beli dua tiket domestik yang harganya seringkali mahal. Dengan adanya flight langsung ke Kuala Lumpur, harganya sangat murah dan jauh lebih hemat kantong. Ini benar-benar solusi buat kami yang budgetnya terbatas tapi ingin jalan-jalan ke luar negeri," ujarnya.
Menurutnya juga Kuala Lumpur itu hub internasional yang besar. Dari sana, pilihan penerbangan ke Jepang, Korea, bahkan Eropa dan Australia jauh lebih banyak dan sering ada promo.
“Jadi pembukaan rute ini bukan cuma soal ke Malaysia, tapi soal akses ke seluruh dunia dengan harga yang jauh lebih masuk akal," jelasnya penuh semangat.
Batik Air akan membuka rute internasional baru Pontianak–Kuala Lumpur pada awal Januari 2026. Kehadiran rute ini memperluas konektivitas penerbangan internasional bagi masyarakat Kalimantan, Jawa, hingga Indonesia bagian tengah dan timur, tanpa harus memulai perjalanan dari kota-kota besar seperti Jakarta atau Surabaya.
Rute ini dijadwalkan mulai beroperasi pada 6 Januari 2026 dari Pontianak menuju Kuala Lumpur, sementara penerbangan perdana dari Kuala Lumpur ke Pontianak akan tiba lebih awal pada 5 Januari 2026 melalui Bandara Internasional Supadio.
Corporate Communications Strategic of Batik Air, Danang Mandala Prihantoro dalam sejumlah kesempatan menyatakan pembukaan rute Pontianak–Kuala Lumpur merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas dan memperkuat konektivitas penerbangan internasional, sekaligus mendukung pengembangan potensi daerah. Rute ini diharapkan dapat menjadi alternatif pilihan perjalanan yang efisien dan nyaman bagi masyarakat.
“Batik Air menghadirkan kemudahan perjalanan internasional dari berbagai kota di Indonesia melalui rute Pontianak-Kuala Lumpur. Hal ini menjadi solusi bagi masyarakat yang selama ini harus menempuh perjalanan darat dan udara yang memakan waktu lama untuk terbang ke luar negeri," jelasnya. (iza)
Editor : Hanif