Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Pemprov Kalbar Fokus Percepat Pembangunan Infrastruktur dan Selesaikan Pekerjaan Tertunda 2025

Novantar Ramses Negara • Selasa, 6 Januari 2026 | 11:34 WIB

 

APEL PERDANA: Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan saat memimpin apel perdana awal tahun 2026 diikuti seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan ASN Pemprov Kalbar, Senin (5/1).
APEL PERDANA: Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan saat memimpin apel perdana awal tahun 2026 diikuti seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan ASN Pemprov Kalbar, Senin (5/1).

PONTIANAK POST – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menegaskan komitmennya untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan yang belum tuntas pada 2025 sekaligus memacu agenda pembangunan prioritas pada 2026. Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Kalbar Ria Norsan saat memimpin Apel Perdana Awal Tahun 2026 di lingkungan Pemprov Kalbar, Senin (5/1).

Ria Norsan menyebutkan, sejumlah capaian pembangunan sepanjang 2025 menjadi modal penting untuk melangkah ke tahun berikutnya. Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat tercatat menunjukkan tren positif yang ditopang sektor pertanian, perdagangan, dan industri, sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga mengalami peningkatan.

“Capaian ini menunjukkan adanya perbaikan di sektor pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat, namun tetap perlu evaluasi agar dampaknya semakin dirasakan secara merata,” ujar Ria Norsan.

Di sektor infrastruktur, Pemerintah Provinsi Kalbar terus mendorong pemerataan pembangunan melalui pembangunan dan peningkatan kualitas jalan provinsi, jembatan, serta perluasan akses listrik dan air bersih. Selain itu, kinerja fiskal daerah dinilai tetap terjaga sesuai dengan target pembangunan yang telah ditetapkan.

Meski demikian, ia menekankan masih terdapat pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, khususnya terkait peningkatan kualitas pelayanan publik serta penguatan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Memasuki 2026, Pemprov Kalbar menetapkan sejumlah prioritas strategis, antara lain percepatan pembangunan infrastruktur untuk mendukung konektivitas antarwilayah, penguatan integritas dan profesionalisme aparatur sipil negara (ASN), serta peningkatan kualitas pelayanan publik melalui digitalisasi birokrasi dan inovasi layanan.

Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong penguatan UMKM, peningkatan investasi, pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.

Ria Norsan menegaskan, peran ASN tetap krusial dalam memastikan seluruh agenda pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran. “ASN harus mampu bekerja lebih responsif agar program pembangunan benar-benar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” katanya.

Dengan agenda tersebut, Pemprov Kalbar optimistis pembangunan daerah pada 2026 dapat berjalan lebih terarah dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat. (mse)

Editor : Hanif
#Konektivitas #pembangunan infrastruktur #ipm #pemprov kalbar