Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

PAN Kalbar Tegaskan Tegak Lurus Dukung Wacana Pilkada Dipilih DPRD

Deny Hamdani • Senin, 12 Januari 2026 | 18:49 WIB
Zulfydar Zaidar Mochtar
Zulfydar Zaidar Mochtar

PONTIANAK POST - Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Zulfydar Zaidar Mochtar, menyatakan Fraksi PAN Kalbar mendukung wacana pemilihan kepala daerah (pilkada) melalui DPRD sebagaimana telah diputuskan di tingkat pusat. Sikap tersebut merupakan bentuk ketaatan dan ketegaklurusan terhadap keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN yang menjadi bagian dari koalisi pemerintahan nasional Prabowo-Gibran.

Zulfydar menegaskan, PAN Kalbar mengikuti dan menghormati keputusan politik yang telah disuarakan partai-partai politik penggagas undang-undang pilkada di tingkat pusat, termasuk PAN. Menurutnya, keputusan tersebut tidak diambil secara serampangan, melainkan melalui pertimbangan matang dan kajian yang komprehensif.

“Fraksi PAN tentu mendukung dan tegak lurus terhadap DPP PAN. Keputusan pilkada melalui DPRD sudah melalui berbagai pertimbangan, baik dari aspek politik, karakter bangsa, hingga bagaimana menjaga rasa persatuan tetap terpelihara,” ujar Zulfydar, Senin (12/1).

Ia menjelaskan, salah satu pertimbangan penting dalam pilkada melalui DPRD adalah memastikan komitmen bersama dalam menilai dan menentukan figur kepala daerah, baik bupati, wali kota, maupun gubernur, yang dinilai pantas dan layak memimpin daerahnya. Menurutnya, mekanisme ini menempatkan partai politik sebagai institusi yang memiliki tanggung jawab besar dalam proses seleksi dan pengusungan calon.

“Tidak diperlukan hal-hal yang luar biasa. Keterwakilan partai politik sangat penting dalam menilai calon-calon kepala daerah yang diusung. Ini menjadi komitmen bersama agar keputusan yang diambil benar-benar mempertimbangkan kepentingan daerah dan masyarakat,” katanya.

Zulfydar juga menekankan bahwa dukungan PAN terhadap sistem pilkada melalui DPRD didasarkan pada kajian panjang dan menyeluruh di tingkat pusat. Ia menyebut, DPP PAN bersama partai koalisi telah melakukan penilaian komprehensif terhadap perbedaan sistem pemilihan langsung dan tidak langsung, termasuk dampaknya bagi demokrasi dan tata kelola pemerintahan daerah.

“Alasan mendukung tentu ada kajian yang matang, dinamis, dan komprehensif. Baik pemilihan langsung maupun tidak langsung memiliki perbedaan, namun tujuannya tetap sama, yakni menghadirkan pemimpin terbaik bagi daerah,” ujarnya.

Dengan sikap tersebut, PAN Kalbar menegaskan komitmennya untuk mengikuti arah kebijakan partai di tingkat nasional, sekaligus berharap mekanisme pilkada melalui DPRD dapat memperkuat persatuan, stabilitas politik, dan kualitas kepemimpinan daerah ke depan. (den)

Editor : Miftahul Khair
#PAN KALBAR #wacana #Zulfydar Zaidar Mochtar #pilkada #dipilih dprd