PONTIANAK POST — Upaya penguatan sumber daya manusia (SDM) di Kalimantan Barat terus dilakukan. Salah satunya melalui peresmian kembali operasionalnya Sekolah Harapan Bangsa (SHB) oleh Gubernur Ria Norsan. Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita bersama jajaran pengurus yayasan di Aula Sekolah Harapan Bangsa, Kabupaten Kubu Raya, Senin (12/1).
Dalam sambutannya, Gubernur Ria Norsan menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Pendidikan Harapan Bangsa atas komitmen dan dedikasinya dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan di Kalbar. Kehadiran Sekolah Harapan Bangsa dinilai tidak hanya menambah sarana pendidikan, tetapi juga menjadi simbol keberlanjutan nilai pengabdian para pendiri terdahulu bagi generasi masa depan.
Pemerintah Provinsi Kalbar, lanjut Norsan, terus memberikan perhatian serius terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Meskipun IPM Kalbar menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir, penguatan fondasi pendidikan tetap menjadi prioritas utama agar mampu bersaing dengan provinsi lain di Pulau Kalimantan.
“Negara yang maju adalah negara yang maju sumber daya manusianya. Dengan hadirnya sekolah yang memiliki fasilitas dan kurikulum berkualitas seperti Sekolah Harapan Bangsa, kita optimistis dapat mencetak generasi cerdas untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujar Ria Norsan.
Ia menegaskan, pembangunan dan pengoperasian sekolah ini merupakan langkah strategis dalam mendorong percepatan peningkatan IPM Kalbar yang saat ini masih berada di bawah beberapa provinsi lain di Kalimantan.
“Kita harus bersiap. Singapura dan Malaysia bisa maju karena kualitas SDM-nya. Dengan sekolah yang baik, kita menargetkan dalam lima tahun ke depan peringkat IPM Kalbar dapat meningkat signifikan, minimal berada di posisi kedua setelah Kalimantan Timur,” tegasnya.
Optimisme tersebut, menurut Norsan, didukung oleh berbagai capaian pendidikan di Kalbar. Salah satunya prestasi SMA Petrus Pontianak yang berhasil meraih peringkat kedua nasional sebagai sekolah terbaik se-Indonesia.
“Prestasi ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi Sekolah Harapan Bangsa untuk melahirkan generasi unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga global,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Yayasan Sekolah Harapan Bangsa Bidang Pendidikan, Sudino Lim, menegaskan bahwa pembangunan sekolah ini dilandasi semangat untuk menghadirkan akses pendidikan berkualitas dunia bagi putra-putri daerah.
“Komitmen kami adalah menghadirkan pendidikan yang bermutu, bermakna, dan berdaya saing global bagi anak-anak Kalbar tanpa harus meninggalkan daerahnya,” ujarnya.
Sekolah Harapan Bangsa dirancang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga menekankan pembentukan karakter, integritas, serta kepedulian sosial yang berakar pada nilai dan budaya lokal. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah dalam menyiapkan Generasi Indonesia Emas 2045.
“Peresmian ini bukan sekadar dimulainya operasional sekolah, melainkan peneguhan komitmen bersama untuk membangun SDM Kalbar yang unggul dan berdaya saing,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Yayasan Pendidikan Harapan Bangsa, Herusya, S.H., M.H., Pendiri Mandiri Group sekaligus Pembina Yayasan Eddy Suriyanto, Pendiri Mulia Group Baper Eka Candra Negara, CEO KPN Corp Indonesia Sudino Lim, serta Pangdam XII/Tanjungpura periode 2021–2023 Mayjen TNI (Purn) Sulaiman Agusto. (mse/r)
Editor : Hanif