PONTIANAK POST - Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Kalimantan Barat yang juga anggota DPRD Kalbar dari daerah pemilihan Kota Pontianak, Dian Eka Muchairi, menyatakan Partai Hanura belum mengambil sikap final terkait wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD.
Dian menegaskan, hingga saat ini Hanura masih melakukan kajian secara mendalam dan komprehensif terhadap wacana tersebut. Menurutnya, persoalan sistem Pilkada tidak bisa diputuskan secara tergesa-gesa karena menyangkut kepentingan besar rakyat dan masa depan demokrasi di Indonesia.
“Untuk Partai Hanura, saat ini kami sedang melakukan kajian yang sangat mendalam. Masalah ini harus disikapi dengan hati-hati karena menyangkut nasib rakyat dan demokrasi itu sendiri,” ucapnya, Rabu (14/1).
Ia menjelaskan, kajian tersebut diperlukan agar setiap keputusan politik yang diambil benar-benar mempertimbangkan dampak jangka panjang, baik bagi kualitas demokrasi maupun hak-hak politik masyarakat.
Baca Juga: Demokrat Kalbar Tegak Lurus Ikuti Arahan DPP Soal Wacana Pilkada Lewat DPRD
Dian memastikan, setelah proses kajian rampung dan menghasilkan pertimbangan yang matang, Partai Hanura akan menyampaikan sikap politiknya secara terbuka kepada publik.
“Pada saatnya nanti, setelah kajian yang benar-benar tepat selesai, Partai Hanura akan menentukan sikap politik dan menyampaikannya ke publik. Tujuannya agar keputusan yang diambil tidak merugikan nasib rakyat dan tetap menjaga demokrasi di Indonesia,” tegasnya.
Untuk sementara, Dian menyebutkan bahwa sikap Partai Hanura masih bersifat menunggu hasil kajian internal dan belum memihak pada opsi kebijakan tertentu terkait mekanisme Pilkada ke depan. (den)
Editor : Miftahul Khair