PONTIANAK POST – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, resmi dilantik sebagai Ketua Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (PW DMI) Provinsi Kalimantan Barat masa khidmat 2025–2030. Pelantikan Ketua PW DMI Kalbar beserta jajaran pengurus digelar di Pendopo Gubernur Kalbar, Kamis (15/1).
Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia, Muhammad Jusuf Kalla, dan dihadiri unsur forkopimda, tokoh agama, serta pengurus DMI dari berbagai kabupaten dan kota di Kalbar.
Dalam sambutannya, Ria Norsan menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada Ketua Umum DMI Pusat beserta rombongan yang hadir di Kalbar.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalbar dan selaku Ketua PW DMI Provinsi Kalbar, saya mengucapkan selamat datang kepada Bapak Ketua Umum DMI Pusat Dr. (H.C). Muhammad Jusuf Kalla. Kehadiran Bapak merupakan kehormatan sekaligus motivasi besar bagi kami dalam memperkuat peran masjid sebagai pusat kehidupan umat Islam yang menyeluruh dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ria Norsan menegaskan, DMI memiliki peran strategis dalam menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan dan pemberdayaan umat.
“Masjid bukan sekadar tempat ibadah, melainkan rumah besar umat yang memiliki peran sentral dalam berbagai aspek kehidupan. DMI berperan dalam pengelolaan dan pemberdayaan masjid agar menjadi madrasah bagi semua usia dan golongan,” jelasnya.
Ia juga menyoroti berbagai program DMI yang telah dan terus dijalankan, mulai dari pembangunan infrastruktur masjid, pembinaan jemaah, hingga pemberdayaan umat agar lebih mandiri dan berdaya.
Lebih lanjut, Ria Norsan mengajak seluruh pengurus DMI yang baru dilantik untuk berkontribusi aktif melalui pemikiran dan tenaga demi memajukan masjid-masjid di Kalbar.
“Masjid-masjid kita di beberapa daerah sudah sangat bagus dan megah. Namun jangan sampai masjid dibangun megah, tetapi tidak dimakmurkan oleh umat,” tegasnya.
Menurutnya, pengurus DMI harus menjadi teladan di lingkungan masing-masing dalam memakmurkan masjid.
“Masjid yang kita bangun, kalau tidak kita makmurkan, siapa lagi? Kalau bukan kita selaku Dewan Masjid, siapa lagi dan kapan lagi?” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum DMI Pusat Dr. (H.C). Muhammad Jusuf Kalla menegaskan bahwa esensi utama DMI adalah memakmurkan masjid sekaligus memakmurkan masyarakat.
“Memakmurkan masjid adalah ibadah. Di sanalah kita beribadah bersama dan sekaligus berupaya memajukan masyarakat. Dalam ajaran agama, kemakmuran dan kemampuan adalah jalan menuju kemajuan,” ujar Jusuf Kalla.
Dengan pelantikan ini, diharapkan PW DMI Provinsi Kalbar mampu semakin memperkuat peran masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, sosial, dan pemberdayaan umat di seluruh wilayah Kalbar.(*)
Editor : Hanif