Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Kemenag Kalbar Mau AI Dimaksimalkan untuj Alat Pembelajaran

Marsita Riandini • Minggu, 18 Januari 2026 | 22:49 WIB
Ilustrasi Artificial Intelligence atau AI.
Ilustrasi Artificial Intelligence atau AI.

PONTIANAK POST - Akal Imitasi (AI) memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga menimbulkan tantangan. Untuk memaksimalkan manfaat AI, perlu kesiapan guru untuk menggunakan AI dalam pembelajaran. Teknologi pendukung yang bisa dijangkau guru dan siswa, juga pedoman  yang jelas tentang penggunaan AI dalam pendidikan.

Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Kalbar, Mahmud Jayadi, mengatakan pemanfaatan AI menjadi kebutuhan strategis, baik dalam peningkatan kualitas publikasi maupun penguatan proses pendidikan di madrasah. 

Menurutnya, teknologi tidak bisa lagi diposisikan sebagai pelengkap, melainkan alat kerja yang harus dikuasai.

“AI dapat membantu mempercepat pekerjaan, meningkatkan kualitas konten publikasi, sekaligus mendukung inovasi pembelajaran di madrasah,” kata Mahmud. 

Menjawab tantangan tersebut, lanjut dia Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Kalimantan Barat mulai merespons cepat perubahan zaman. Instansi ini menggelar pelatihan penggunaan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) bagi para kepala madrasah se-Kalimantan Barat di Aula Kanwil Kemenag Kalbar.

Pelatihan menghadirkan Ketua Satu Pena Kalimantan Barat, Rosadi Jamani, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, Rosadi menekankan pentingnya penggunaan AI secara bijak dan bertanggung jawab.

Ia mengingatkan bahwa AI bukan pengganti nalar manusia, melainkan alat bantu untuk memperkuat kreativitas dan akurasi kerja.

“AI itu ibarat pisau. Jika digunakan dengan benar, sangat membantu. Tapi tetap perlu etika, verifikasi, dan tanggung jawab,” ujar Rosadi.

Ia juga mendorong para kepala madrasah untuk memanfaatkan AI dalam penulisan berita, laporan kegiatan, hingga pengembangan materi pembelajaran, tanpa meninggalkan prinsip kejujuran dan akuntabilitas.

Pelatihan tersebut diharapkan menjadi langkah awal transformasi digital di lingkungan madrasah Kalimantan Barat, agar lembaga pendidikan keagamaan tak tertinggal dalam arus perubahan teknologi yang kian cepat. (mrd)

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#pendidikan #kemenag #kalbar #ai