Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

RSUD Soedarso Perluas Layanan Kesehatan dengan Penambahan Tempat Tidur dan Fasilitas Medis Baru

Idil Aqsa Akbary • Sabtu, 24 Januari 2026 | 11:44 WIB

 

Hary Agung Tjahyadi
Hary Agung Tjahyadi

PONTIANAK POST - RSUD Soedarso terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas, dan kapasitas pelayanan kesehatan, seiring dengan meningkatnya jumlah kunjungan pasien sepanjang 2025.

Direktur RSUD Soedarso Pontianak, Hary Agung Tjahyadi, mengatakan salah satu langkah yang dilakukan adalah penambahan jumlah tempat tidur. Pada 2024, RSUD Soedarso memiliki total 674 tempat tidur. Jumlah tersebut bertambah menjadi 684 tempat tidur pada 2025. “Dari total 684 tempat tidur itu, 517 untuk rawat inap dan 167 untuk tindakan,” kata Hary.

Ia menjelaskan, menjelang akhir tahun atau memasuki triwulan ketiga 2025, RSUD Soedarso kembali menambah sekitar 20 tempat tidur rawat inap. Dengan demikian, total kapasitas tempat tidur meningkat menjadi sekitar 704 unit. “Dari jumlah tersebut, 595 tempat tidur untuk rawat inap dan 109 untuk tindakan,” ujarnya.

Selain penambahan tempat tidur, pihaknya juga membangun Gedung Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) pada 2025. Gedung tersebut dirancang untuk memenuhi 12 standar layanan yang ditetapkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), termasuk ketentuan maksimal empat tempat tidur dalam satu kamar.

“Alhamdulillah, pembangunan gedung KRIS ini sudah selesai di tahun 2025. Dalam pra-perencanaan, total tempat tidur yang nantinya bisa difungsikan mencapai 123 tempat tidur,” jelasnya.

Ia berharap pada 2026 ini, gedung KRIS tersebut dapat dioperasionalkan secara bertahap sehingga mampu menjawab kebutuhan pelayanan akibat meningkatnya jumlah pasien. Menurutnya, peningkatan kunjungan tidak hanya dipicu tingginya minat masyarakat untuk berobat ke RSUD Soedarso, tetapi juga karena adanya pengembangan, dan penambahan jenis layanan.

“Masih banyak pasien yang ingin dirujuk ke RSUD Soedarso meskipun kasusnya severity level 1. Selain itu, penambahan, dan pengembangan layanan juga ikut meningkatkan jumlah pasien,” katanya.

Pada 2025, RSUD Soedarso telah mengoptimalkan layanan kanker radioterapi. Jika pada akhir 2024 layanan baru berjalan untuk kanker eksternal, maka pada 2025 radioterapi untuk kanker eksternal dan internal sudah beroperasi penuh. “Ini tentu menambah jumlah pasien yang kami layani,” ujarnya.

Pengembangan juga dilakukan pada layanan stroke. Sepanjang 2025, RSUD Soedarso memfokuskan penguatan unit layanan stroke dengan merehabilitasi gedung lama, yakni bekas gedung anak, yang dialihfungsikan menjadi unit khusus stroke. “Seluruh kasus rawat inap stroke kami layani dalam satu gedung. Ke depan juga akan disiapkan ICU dan HCU khusus stroke,” terangnya.

Di unit tersebut, RSUD Soedarso juga merencanakan penyediaan fasilitas pendukung rehabilitasi bagi pasien stroke, seperti sarana latihan untuk membantu pemulihan fungsi gerak tangan, kaki, dan kemampuan berjalan. Layanan ini mulai berjalan pada akhir 2025.

Selain itu, pada akhir 2025 RSUD Soedarso juga mulai mengoperasionalkan fasilitas MRI 1,5 tesla yang merupakan bantuan dari Kemenkes. “Ini melengkapi peralatan diagnostik canggih di RSUD Soedarso, dan bisa dimanfaatkan masyarakat Kalbar,” pungkasnya.(bar)

Editor : Hanif
#RSUD SOEDARSO PONTIANAK #layanan #Pelayanan kesehatan #tempat tidur