PONTIANAK POST - Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat harus dimaknai sebagai momentum refleksi pembangunan sekaligus penguatan komitmen peningkatan kualitas pelayanan publik, bukan sekadar agenda seremonial.
Hal tersebut disampaikannya dalam Gelar Kapasitas Daerah dan Pameran Kearsipan yang diikuti seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Barat, di Galeri dan Depot Arsip Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalbar, Selasa (27/1/2026).
“Peringatan Hari Ulang Tahun Pemerintah Provinsi Kalbar bukan hanya agenda seremonial, tetapi menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang pembangunan daerah, sekaligus penguatan komitmen kita bersama untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Harisson.
Menurutnya, Gelar Kapasitas Daerah merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor sekaligus mendekatkan hasil-hasil pembangunan kepada masyarakat secara terbuka.
“Gelar Kapasitas Daerah ini menjadi ruang untuk menampilkan potensi dan kapasitas daerah, sekaligus membuka akses informasi pembangunan secara transparan dan partisipatif kepada masyarakat,” tambahnya.
Harisson menilai kegiatan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai ajang pameran, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran dan berbagi praktik baik antarwilayah dan pemangku kepentingan.
“Kegiatan ini memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat. Inilah cerminan pembangunan yang inklusif, di mana semua pihak diberi ruang untuk berkontribusi,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa ragam sektor yang ditampilkan dalam pameran mencerminkan arah pembangunan Kalimantan Barat yang berimbang dan berkelanjutan.
“Mulai dari hortikultura, hasil hutan bukan kayu, UMKM, fotografi, hingga kearsipan, semuanya menunjukkan bahwa pembangunan Kalbar tidak hanya berfokus pada ekonomi, tetapi juga lingkungan, budaya, kreativitas masyarakat, serta tata kelola pemerintahan yang akuntabel,” katanya.
Harisson menyampaikan apresiasi kepada seluruh perangkat daerah dan pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan.
“Saya mengapresiasi seluruh kepala perangkat daerah beserta jajaran atas partisipasi dan dedikasinya. Sinergi yang telah terbangun ini harus terus dijaga dan ditingkatkan demi pencapaian tujuan bersama,” ucapnya.
Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan ini secara optimal sebagai sarana edukasi dan inspirasi. “Semoga Gelar Kapasitas Daerah ini menjadi sumber pembelajaran, menumbuhkan rasa bangga, serta memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Provinsi Kalimantan Barat,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalimantan Barat, Frans Zeno, menjelaskan bahwa Pameran Kearsipan menyajikan rekam jejak perjalanan Kalimantan Barat dari masa ke masa.
“Pameran ini menampilkan arsip sejak periode sebelum terbentuknya Provinsi Kalimantan Barat, proses pembentukan pemerintahan provinsi, hingga perkembangan Kalimantan Barat sebagai daerah otonom,” ungkapnya.
Ia menambahkan, arsip-arsip terpilih tersebut merekam dinamika pembangunan infrastruktur, kehidupan sosial, serta budaya masyarakat Kalbar.
“Keseluruhan arsip ini menjadi cermin perjalanan sejarah, pembangunan, dan identitas Kalimantan Barat sebagai bagian penting dari Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tambahnya.
Pameran Kearsipan melibatkan Lembaga Kearsipan Daerah (LKD) kabupaten/kota se-Kalimantan Barat yang menampilkan arsip unggulan dari masing-masing daerah.
“Partisipasi LKD kabupaten/kota memperkaya narasi pameran dengan perspektif lokal dan menunjukkan bahwa setiap daerah memiliki peran penting dalam sejarah dan pembangunan Kalbar,” jelas Frans.
Pameran Kearsipan ini digelar selama tujuh hari, mulai 27 Januari hingga 2 Februari 2026, dengan berbagai kegiatan edukatif dan partisipatif, seperti sharing session tentang sadar arsip dan peran strategis arsip, serta sesi khusus mengenai pentingnya arsip foto melalui kolaborasi dengan Asosiasi Profesi Fotografi Indonesia (APFI). (mse)
Editor : Hanif