PONTIANAK POST - Ketua Dharma Wanita Persatuan Kalbar, Windy Prihastari kembali menegaskan perannya sebagai salah satu figur penting dalam penguatan pengarusutamaan gender di provinsi ini. Atas konsistensi, dan kepeduliannya terhadap isu kesetaraan gender, Windy menerima penghargaan dari Gubernur Kalbar pada momentum peringatan Hari Jadi ke-69 Pemprov Kalbar.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kalbar, Erlina Ria Norsan, sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah atas kontribusi nyata Windy dalam mendorong kesetaraan peran perempuan dan laki-laki. Khususnya di lingkungan birokrasi, dan pembangunan daerah.
Windy dinilai aktif menginisiasi berbagai program yang berorientasi pada pemberdayaan perempuan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia perempuan, serta penguatan perspektif gender dalam setiap lini kebijakan dan kegiatan organisasi. Upaya tersebut dinilai sejalan dengan agenda pembangunan daerah yang menempatkan keadilan, dan inklusivitas sebagai prinsip utama.
Menanggapi penghargaan tersebut, Windy menyampaikan apresiasi, dan terima kasih kepada gubernur atas perhatian dan komitmen kuat terhadap pengarusutamaan gender di Kalbar. Menurutnya, dukungan kepala daerah menjadi faktor penting dalam memastikan program-program kesetaraan gender dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak nyata.
“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Gubernur Kalbar atas komitmen dan dukungan yang konsisten terhadap pengarusutamaan gender. Dukungan ini menjadi energi besar bagi kami untuk terus bekerja dan berkontribusi,” ujar Windy.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Ketua TP-PKK Kalbar yang dinilainya memiliki peran strategis dalam memperkuat pemberdayaan perempuan hingga ke tingkat keluarga dan masyarakat. Sinergi antara TP PKK, dan DWP Kalbar disebut menjadi fondasi penting dalam membangun kesadaran kesetaraan gender secara menyeluruh.
“Terima kasih kepada Ibu Ketua TP-PKK Kalbar yang selama ini terus mendorong peran perempuan melalui pendekatan keluarga, dan masyarakat. Sinergi ini sangat berarti dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan,” ungkapnya. (bar)
Editor : Hanif