PONTIANAK POST – Pertumbuhan pasar modal Indonesia terus menunjukkan tren positif, termasuk di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar). Bursa Efek Indonesia (BEI) Kalbar mencatat pertumbuhan investor didominasi oleh kalangan anak muda.
Plh Kepala Wilayah BEI Kalbar, P.H. Ardhy Anto mengatakan bahwa sepanjang 2025 perkembangan pasar modal di Kalbar terbilang mengesankan. Jumlah investor pasar modal di provinsi ini tercatat mencapai 258.248 orang.
“Terdapat kenaikan jumlah investor pasar modal menjadi sebanyak 258.248 investor atau bertambah 71.173 investor baru,” ujarnya dalam kegiatan Media Update yang digelar Jumat (6/2).
Menurut Ardy, baik investor baru maupun investor yang aktif saat ini mayoritas berasal dari generasi muda. Kelompok usia 18 hingga 35 tahun mendominasi dengan persentase mencapai 63 persen dari total investor pasar modal di provinsi ini.
“Ini menunjukkan minat dan kesadaran generasi muda terhadap investasi pasar modal semakin meningkat,” katanya.
Sebagai upaya untuk terus mendorong pertumbuhan jumlah investor, BEI Kalbarjuga melakukan penambahan galeri investasi. Sepanjang 2025 tercatat ada penambahan enam galeri investasi baru sehingga totalnya menjadi 32 galeri investasi yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Kalbar.
Galeri investasi tersebut berfungsi sebagai pusat penyebarluasan informasi keuangan dan investasi kepada masyarakat.
“Baik itu galeri investasi di perguruan tinggi, sekolah, maupun perusahaan-perusahaan,” jelas Ardy.
Selain itu, pada tahun ini BEI juga juga tengah memproses pendirian sembilan galeri investasi baru.
Untuk meningkatkan ketartarikan masyarakat, Kantor Wilayah BEI Kalbar juga aktif menggelar berbagai kegiatan edukasi. Sepanjang 2025 tercatat sebanyak 924 kegiatan edukasi telah dilaksanakan dan diikuti oleh 171.396 peserta. Melalui kegiatan ini, tambah dia, diharapkan pemahaman masyarakat di berbagai lapisan terhadap pengelolaan keuangan dan investasi semakin meningkat,” ucapnya.
Sementara itu, Pasar modal Indonesia menutup tahun 2025 dengan kinerja yang solid dan berbagai capaian signifikan. Total investor pasar modal yang terdiri dari investor saham, obligasi, dan reksa dana meningkat 36,67 persen dari tahun 2024 menjadi 20,3 juta investor. Khusus untuk investor saham dan surat berharga lainnya, terdapat peningkatan lebih dari 2,2 juta investor menjadi 8,59 juta investor saham.
BEI juga telah berhasil meraih sejumlah pencatatan efek baru yaitu 26 saham baru dengan total fund-raised IPO saham mencapai Rp18,1 triliun. Dengan demikian, total perusahaan tercatat saham sampai dengan saat ini telah mencapai 956 perusahaan. Adapun raihan pencatatan efek baru lainnya meliputi 181 emisi obligasi dan sukuk, tiga Exchange-Traded Fund (ETF), satu Efek Beragun Aset (EBA), serta 647 waran terstrukur pada tahun 2025 ini. (sti)
Editor : Hanif