PONTIANAK POST - Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat Zulfydar Zaidar Mochtar mendapat banyak aspirasi dari masyarakat saat dirinya melakukan reses di Kota Pontianak, Sabtu (14/2) malam. Salah satu yang menjadi perhatiannya adalah persoalan tekanan air bersih PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak, ke keran pelanggan masih belum begitu kuat.
“Saya banyak mendapat aduan serta aspirasi dari masyarakat saat melakukan reses. Mulai dari infrastruktur, persoalan sosial hingga pelayanan distribusi air bersih PDAM yang masih belum begitu optimal,” ujar Zulfydar, Minggu (15/2).
Untuk persoalan air bersih ini, dia mendapatkan keluhan dari masyarakat. Dimana sebagian daerah seperti di Perum, kemudian daerah kesultanan hingga di Tanjung Hulu, tekanan air bersihnya belum begitu kuat.
Untuk mendapatkan air bersih saat ini harus dengan menyedot menggunakan mesin air. Kalaupun ditunggu hingga tengah malam atau dini hari, air bersih bisa mengalir namun tekanan airnya tidak begitu kuat.
“Belum lagi soal air payau dan perubahan warna air bersih yang mengarah ke warna agak coklat. Sudah semestinya ini menjadi perhatian PDAM,” katanya.
Menurut Zulfydar, PDAM sebagai perusahaan air bersih milik Pemkot Pontianak mesti terus melakukan upaya agar tekanan air bisa sampai ke keran pelanggan dengan baik. Artinya selain kualitas air bagus, tekanan air juga mesti kuat.
Sebagai konsumen yang melakukan pembayaran setiap bulan, wajar jika mengeluh dengan kondisi saat ini. Sebab ketika masyarakat harus mendapatkan air bersih dengan mesin sedot, artinya beban biaya masyarakat untuk mendapatkan air bersih bisa bertambah. Terutama penggunaan listrik untuk menyedot mesin air. Dimintanya, keluhan masyarakat ini juga menjadi perhatian PDAM.
Selain keluhan tekanan air bersih ke pelanggan, dia juga mendapatkan beberapa aspirasi dari masyarakat. Seperti permintaan pengerjaan drainase dan jalan lingkungan di beberapa titik diminta masyarakat dapat dilanjutkan kembali di tahun ini.
Dirinya pribadi sudah melakukan reses di sembilan titik. Target reses kali ini terdapat sepuluh titik. “Banyak aspirasi masyarakat saya terima di reses kali ini. Semuanya akan kita tampung. Yang urgent pastinya akan dikerjakan di tahun ini,” ungkapnya. (iza)
Editor : Hanif