Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Awasi Aktivitas Digital yang Berpotensi Memecah Belah, Polda Kalbar Perketat Patroli Siber Jelang Imlek dan Ramadan

Aristono Edi Kiswantoro • Selasa, 17 Februari 2026 | 21:56 WIB

Personel Satgas Siber Polda Kalimantan Barat melakukan patroli ruang digital menjelang Imlek dan Ramadan untuk memantau serta menindak konten provokatif.
Personel Satgas Siber Polda Kalimantan Barat melakukan patroli ruang digital menjelang Imlek dan Ramadan untuk memantau serta menindak konten provokatif.

PONTIANAK POST – Menyambut perayaan Tahun Baru Imlek dan masuknya bulan suci Ramadan, Polda Kalimantan Barat meningkatkan patroli di ruang digital melalui Satuan Tugas (Satgas) Siber Operasi Liong Kapuas 2026.

Langkah ini dilakukan untuk mencegah penyebaran konten provokatif yang berpotensi memecah belah persatuan dan mengganggu kondusivitas wilayah, Senin (16/2/2026).

Kasatgas Siber, Edi Tuliskanto, mengatakan fokus utama patroli siber adalah menyisir akun-akun media sosial yang menyebarkan konten negatif, ujaran kebencian, serta isu SARA yang dapat memicu perpecahan di tengah masyarakat.

“Kami melaksanakan patroli siber secara intensif selama operasi berlangsung untuk meminimalisir konten yang mengarah pada provokasi dan perpecahan. Tujuannya agar perayaan Imlek dan ibadah Ramadan dapat berjalan aman dan damai,” ujarnya.

Ia menegaskan, setiap temuan konten bermuatan kebencian atau ajakan konflik akan langsung ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan hukum pidana siber yang berlaku.

“Jika masyarakat menemukan konten yang menjurus pada perpecahan, segera laporkan kepada kami. Semua laporan akan kami proses secara profesional,” tegasnya.

Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Liong Kapuas 2026, Prinanto, mengajak masyarakat untuk tidak hanya menjadi pelapor, tetapi juga menjadi penyaring informasi sebelum membagikannya di media sosial.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak ikut menyebarkan berita atau konten yang belum tentu kebenarannya. Mari kita junjung tinggi toleransi di momen sakral perayaan Imlek dan bulan suci Ramadan dengan saling menghormati saudara-saudara kita yang sedang menjalankan ibadah sesuai keyakinannya masing-masing,” ujarnya.

Menurutnya, menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga seluruh warga, baik di dunia nyata maupun di dunia maya.

“Stabilitas kamtibmas adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga kondusivitas Kalimantan Barat dalam harmoni kebersamaan,” pungkasnya. (ars)

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#polda kalbar #konten #medsos #kalbar #sara #Ujaran Kebencian