PONTIANAK POST - Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kalbar, Windy Prihastari, mencetuskan program Harmoni ASN. Program ini dijalankan sebagai upaya memperkuat keseimbangan mental, dan rohani aparatur sipil negara (ASN) di tengah tuntutan kerja, dan dinamika pelayanan publik yang semakin kompleks.
Menurut Windy, penguatan sumber daya aparatur tidak cukup hanya melalui peningkatan kompetensi teknis dan administratif. ASN, kata dia, juga membutuhkan ketahanan mental, dan kedalaman rohani agar mampu bekerja secara berkelanjutan serta menjaga integritas dalam menjalankan tugas.
“Harmoni ASN hadir sebagai ruang penguatan mental dan rohani agar aparatur tetap jernih berpikir, bijak bersikap, dan tulus dalam melayani masyarakat,” ujar Windy, Jumat (20/2).
Program tersebut menitikberatkan pada pembangunan ketenangan batin, kejernihan berpikir, serta keselarasan antara profesionalisme dan nilai-nilai kemanusiaan. Melalui Harmoni ASN, BPSDM Kalbar mendorong lahirnya aparatur yang berintegritas secara alami, memiliki empati dalam bekerja, dan mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih manusiawi serta berkeadilan.
“Ketika hati terjaga, integritas tumbuh tanpa paksaan. Empati hadir tanpa diminta, dan pelayanan pun terasa lebih bermakna bagi masyarakat,” tambahnya.
Ia berharap Program Harmoni ASN dapat menjadi bagian dari penguatan budaya kerja ASN di Kalbar. Tidak hanya cepat, dan profesional, tetapi juga mampu hadir sepenuh hati dalam melayani masyarakat.
Sejalan dengan semangat tersebut, BPSDM Kalbar juga menghadirkan konten reflektif bertajuk, Mensucikan Jiwa, Membersihkan Hati. Sambut Ramadan 1447 Hijriah. Pesan ini mengajak ASN, dan masyarakat menjaga kehangatan hati hingga penghujung Ramadan, mengingat keberkahan, dan pahala yang kian berlipat di akhir bulan suci.
“Konten ini dijadwalkan tayang perdana melalui BPSDM Kalbar TV sebagai bagian dari penguatan nilai spiritual, dan moral aparatur selama Ramadan,” pungkasnya.(bar)
Editor : Hanif