PONTIANAK POST – Bulan suci Ramadan tak sekadar menjadi momen ibadah, tetapi juga dimanfaatkan Kepolisian Daerah Kalimantan Barat sebagai ruang mempererat konsolidasi lintas sektor demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Melalui kegiatan buka puasa bersama yang digelar di Masjid An Nur Mapolda Kalbar, Rabu (25/2). Jajaran kepolisian mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat toleransi serta sinergi dalam menjaga stabilitas daerah.
Acara tersebut dihadiri langsung Kapolda Kalbar, Pipit Rismanto, didampingi Wakapolda serta sejumlah pejabat utama Polda. Turut hadir perwakilan Kodam XII/Tanjungpura, Kepala BNNP Kalbar, Irwasda, unsur Forkopimda, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, mahasiswa, hingga para pengemudi ojek online.
Dalam sambutannya, Kapolda menekankan bahwa keberagaman yang dimiliki Kalimantan Barat merupakan kekuatan besar yang harus dirawat melalui sikap saling menghormati dan kolaborasi nyata.
“Ramadan ini menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan. Kalimantan Barat memiliki keberagaman suku, agama, dan budaya yang luar biasa. Dengan sinergitas yang kuat serta toleransi yang terus dijaga, kita dapat saling melengkapi dalam menjaga kamtibmas,” ujar Pipit kepada awak media.
Ia menegaskan, terciptanya situasi aman dan kondusif bukanlah tanggung jawab aparat kepolisian semata. Peran TNI, pemerintah daerah, instansi vertikal, serta partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan.
Menurutnya, kolaborasi yang solid antara aparat keamanan dan masyarakat terbukti mampu menjaga Kalimantan Barat tetap dalam kondisi terkendali, sehingga aktivitas sosial dan ekonomi dapat berjalan dengan baik.
“Kondusifitas daerah adalah fondasi utama pertumbuhan ekonomi. Jika keamanan terjaga, investasi dan kegiatan usaha akan tumbuh. Karena itu, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Kalbar atas kontribusi menjaga suasana tetap damai,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kapolda menyoroti pentingnya komunikasi terbuka antar elemen bangsa guna mencegah potensi konflik sosial. Ia menilai forum silaturahmi seperti buka puasa bersama menjadi sarana efektif membangun kedekatan emosional sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga persatuan.
Kebersamaan yang terjalin dalam suasana Ramadan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, melainkan menjadi langkah konkret mempererat solidaritas dan membangun harmoni jangka panjang di tengah dinamika masyarakat yang beragam.
Dengan semangat toleransi dan gotong royong, Polda Kalbar optimistis stabilitas keamanan di wilayah Kalimantan Barat akan terus terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan rasa aman serta penuh kepercayaan terhadap institusi dan sesama warga. (mdy)
Editor : Miftahul Khair