Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Edi Rusdi Kamtono Serap Aspirasi Warga Masjid Assalam dalam Safari Ramadan

Mirza Ahmad Muin • Jumat, 27 Februari 2026 | 12:07 WIB

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono.

PONTIANAK POST - Jemaah Masjid Assalam Pal V, Pontianak Barat, memanfaatkan momentum Safari Ramadan untuk berdialog langsung dengan Edi Rusdi Kamtono usai salat Subuh berjemaah, Kamis (26/2).

Awalnya, jemaah tampak ragu menyampaikan pertanyaan. Namun setelah satu orang warga menyampaikan pandangannya, diskusi berlangsung lebih terbuka dan interaktif. Sejumlah persoalan mengemuka, mulai dari infrastruktur jalan, penerangan lingkungan, hingga rencana pengembangan Sungai Jawi sebagai pusat kegiatan masyarakat.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang dialog untuk menyerap aspirasi warga secara langsung.

“Safari Ramadan bertujuan untuk bersilaturahmi dengan jemaah masjid dan kita lebih banyak mendengar apa yang menjadi keluhan masyarakat di sekitar masjid. Selain itu, kita juga menyampaikan program-program pemerintah yang sudah, sedang maupun akan kita lanjutkan,” ujarnya.

Menurutnya, masjid memiliki peran strategis dalam kehidupan masyarakat. Dari total 347 masjid di Kota Pontianak, fungsi masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pertumbuhan sosial dan ekonomi.

“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pertumbuhan perekonomian dan sosial, serta memberikan aura positif bagi lingkungan sekitarnya,” katanya.

Ia menambahkan, dialog langsung dinilai lebih efektif untuk mengetahui persoalan riil yang dihadapi masyarakat di tingkat lingkungan sehingga kebijakan pemerintah dapat lebih tepat sasaran.

Edi juga mengingatkan masyarakat agar memaknai Ramadan secara bijak, terutama dalam mengelola ekonomi rumah tangga dan tidak berbelanja secara berlebihan.

“Kita harapkan masyarakat bisa memaknai hikmah Ramadan ini dengan tidak berlebihan. Bagaimana masyarakat bisa mengatur perekonomiannya dalam kehidupan sehari-hari agar menjadi lebih baik,” pesannya.

Terkait kondisi ekonomi, ia memastikan inflasi di Kota Pontianak tetap terkendali. Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) pada Februari, Pontianak termasuk lima besar kota dengan tingkat inflasi terendah secara nasional.

“Alhamdulillah harga-harga sudah kita kendalikan. Kota Pontianak termasuk lima besar yang terendah se-Indonesia,” ungkapnya.

Pemerintah Kota Pontianak berharap Safari Ramadan dapat memperkuat nilai spiritual sekaligus menjadi jembatan komunikasi efektif antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi daerah.(*/iza)

Editor : Hanif
#dialog terbuka #masjid #safari ramadan #aspirasi warga #Edi Rusdi Kamtono