PONTIANAK POST – Upaya membangun budaya tertib lalu lintas sejak usia dini terus dilakukan Astra Motor Kalimantan Barat. Melalui program Sinergi Bagi Negeri dan bagian dari kampanye #cari_amanAstra Motor Kalbar menggelar edukasi keselamatan berkendara di SMP Negeri 4 Pontianak, Rabu, (12/2/2026).
Berbeda dengan kegiatan di tingkat sekolah menengah atas, sebagian besar peserta di jenjang SMP belum menjadi pengendara aktif. Namun, menurut penyelenggara, pembekalan sejak dini tetap penting untuk membentuk kesadaran sebagai pengguna jalan, baik kelak sebagai pengendara maupun pejalan kaki.
Instruktur Safety Riding Astra Motor Kalimantan Barat, Febri Andrian, menyampaikan materi mengenai dasar-dasar keselamatan berkendara, pentingnya penggunaan helm berstandar, etika berlalu lintas, hingga cara mengenali potensi bahaya di jalan. Materi dikemas dengan bahasa sederhana dan simulasi ringan agar mudah dipahami siswa.
“Keselamatan di jalan tidak hanya soal bisa mengendarai sepeda motor, tetapi juga soal memahami aturan dan risiko. Pengetahuan ini penting ditanamkan sejak dini,” ujar Febri di hadapan para siswa.
Manager Marketing Astra Motor Kalimantan Barat, Chrystian David, mengatakan edukasi di tingkat sekolah menengah pertama merupakan langkah strategis dalam membangun budaya tertib berlalu lintas.
“Anak-anak sangat antusias. Kami berharap prinsip #cari_aman dapat melekat sejak sekarang dan menjadi kebiasaan saat mereka nantinya menjadi pengendara,” katanya.
Selama kegiatan berlangsung, suasana diskusi berjalan interaktif. Siswa aktif menjawab pertanyaan dan mengikuti simulasi sederhana yang diberikan instruktur. Antusiasme itu, menurut penyelenggara, menjadi indikator bahwa materi keselamatan relevan dengan keseharian mereka.
“Melalui kegiatan ini, Astra Motor Kalimantan Barat berharap generasi muda dapat tumbuh menjadi pengguna jalan yang sadar keselamatan dan bertanggung jawab.
Edukasi safety riding #cari_aman akan terus digalakkan di berbagai sekolah sebagai kontribusi nyata dalam menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan berbudaya bagi masyarakat luas,” pungkasnya. (ash)
Editor : Hanif