Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Andi Safira Raih Juara Terbaik Tartil Sensorik Netra PTQ RRI Nasional, LPTQ Kalbar Sambut Haru

Miftahul Khair • Minggu, 1 Maret 2026 | 17:15 WIB

Suasana penyambutan Andi Safira, qariah asal Kalbar yang meraih juara 1 Tartil Sensorik Netra Putri pada PTQ RRI 2026, pada Minggu (1/3).
Suasana penyambutan Andi Safira, qariah asal Kalbar yang meraih juara 1 Tartil Sensorik Netra Putri pada PTQ RRI 2026, pada Minggu (1/3).

PONTIANAK POST – Suasana hangat dan penuh kebanggaan menyelimuti Graha LPTQ Provinsi Kalimantan Barat, Minggu (1/3).

LPTQ Kalbar menyambut kedatangan Andi Safira, qariah asal Kalbar yang berhasil meraih Juara Terbaik I cabang Tartil Sensorik Netra Putri pada Pekan Tilawatil Qur’an (PTQ) RRI ke-55 Tahun 2026 di Jakarta.

Andi Safira hadir didampingi Kepala LPP RRI Pontianak sekaligus Ketua Korwil IX Kalimantan Barat, Peri Widodo. Turut menyambut, jajaran pengurus LPTQ Kalbar, di antaranya Hj. H. Dahlia, H. Lukmanul Hakim, Edi Setiawan, dan Khusnul Fadhil, Salman Busrah dan Iriansyah,

Dalam sambutannya, Andi Musa menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi yang diraih Andi Safira. Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan, terlebih dalam waktu dekat akan digelar MTQ tingkat kabupaten/kota.

“Semoga dengan prestasi ini, kemampuan dan keterampilan dalam membaca Al-Qur’an semakin meningkat. Ini menjadi motivasi bagi qariah Kalbar sekaligus mengharumkan nama daerah di ajang nasional,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada RRI Pontianak atas kerja sama yang selama ini terjalin, sehingga para qari dan qariah Kalbar mendapat kesempatan tampil di panggung nasional.

Sementara itu, Kepala LPP RRI Pontianak Peri Widodo mengapresiasi keberhasilan Andi Safira yang tampil gemilang di tingkat nasional.

“Saya sangat bersyukur. Beliau tampil di final tanpa gugup dan penuh percaya diri sehingga mampu bersaing dengan peserta dari Banjarmasin, Bukittinggi, dan daerah lainnya,” kata Peri.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan dan pembinaan berbagai pihak, termasuk LPTQ Kalbar yang konsisten membina qari dan qariah hingga mampu tampil optimal di tingkat nasional.

Peri menegaskan, pembinaan qari-qariah di Kalimantan Barat harus terus dikembangkan, tidak hanya untuk ajang nasional tetapi juga internasional. Ia juga menyampaikan bahwa Kementerian Agama terus mendukung pelaksanaan PTQ RRI sebagai bagian dari penguatan syiar Al-Qur’an.

Ia menambahkan, prestasi di cabang Tartil Sensorik Netra tergolong langka karena tidak semua korwil memiliki peserta pada kategori tersebut. Selain harus tunanetra, peserta juga wajib mampu membaca huruf Braille Al-Qur’an yang disiapkan panitia.

“Kelebihan kita, Andi Safira sangat piawai membaca huruf Braille. Ditambah lagi semangat dan ketenangannya saat tampil di mimbar tilawah menjadi nilai tambah hingga mampu meraih juara pertama tingkat nasional,” ujar Peri Widodo yang pernah menjabat Kepala Bidang Pemberitaan RRI Pontianak tahun 2018.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi. Dengan tekad, latihan, dan dukungan pembinaan yang berkelanjutan, qariah Kalbar mampu bersaing dan tampil membanggakan di tingkat nasional. (*)

Editor : Miftahul Khair
#Terbaik #Pekan Tilawatil Quran #Tartil sensorik netra #LPTQ