PONTIANAK POST - Ketua PGRI Kalimantan Barat sekaligus Rektor Universitas PGRI Pontianak, Dr Muhamad Firdaus, menyampaikan apresiasi atas langkah cepat Pemerintah Kota Pontianak dalam menyelesaikan pembayaran honor guru PPPK paruh waktu yang sebelumnya sempat menjadi perhatian publik.
Menurut Firdaus, respon cepat Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, yang langsung mencairkan gaji para guru tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kesejahteraan guru sekaligus memastikan proses pembelajaran di sekolah tetap berjalan dengan baik.
“Kami memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Pontianak yang bergerak cepat menyelesaikan persoalan ini. Langkah ini menunjukkan kepedulian pemerintah daerah terhadap para guru yang tetap menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Firdaus berharap langkah cepat yang dilakukan Pemerintah Kota Pontianak tersebut dapat menjadi contoh bagi pemerintah daerah lainnya di Kalimantan Barat agar persoalan serupa dapat segera diselesaikan.
Namun demikian, ia menilai masih terdapat pekerjaan rumah yang perlu dibenahi ke depan, khususnya terkait sinkronisasi besaran gaji guru PPPK paruh waktu.
Saat ini masih ditemukan perbedaan nominal gaji antar guru meskipun memiliki status dan tugas yang sama, bahkan dalam satu sekolah yang sama.
Menurutnya, penataan sistem penggajian yang lebih seragam dan adil sangat penting agar tidak menimbulkan ketimpangan serta dapat menjaga iklim kerja yang sehat di lingkungan sekolah.
“Guru dengan status dan tanggung jawab yang sama idealnya mendapatkan perlakuan yang setara. Karena itu, ke depan perlu ada sinkronisasi kebijakan agar sistem penggajian guru PPPK paruh waktu lebih adil dan tidak menimbulkan kesenjangan di lingkungan kerja,” jelasnya. (iza)
Editor : Miftahul Khair