Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Dari Safari Ramadan ke Aspirasi Desa, Syarief Abdulah Alkadrie Dengar Langsung Suara Para Kades.

Deny Hamdani • Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:33 WIB

Anggota DPR RI dari dapil Kalimantan Barat 1, Syarief Abdullah Alkadrie menggelar kegiatan Silaturahmi Kebangsaan dan Safari Ramadan bersama para Kades dari sembilan kecamatan di Kabupaten Kubu Raya.
Anggota DPR RI dari dapil Kalimantan Barat 1, Syarief Abdullah Alkadrie menggelar kegiatan Silaturahmi Kebangsaan dan Safari Ramadan bersama para Kades dari sembilan kecamatan di Kabupaten Kubu Raya.

PONTIANAK POST – Anggota DPR RI dari dapil Kalimantan Barat 1, Syarief Abdullah Alkadrie menggelar kegiatan Silaturahmi Kebangsaan dan Safari Ramadan bersama para kepala desa dari sembilan kecamatan di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Jumat (13/3) di Alimoer Hotel. Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyerap berbagai aspirasi pembangunan dari pemerintah desa.

Dalam pertemuan yang berlangsung dalam suasana bulan suci Ramadan itu, Syarief menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kubu Raya yang telah memberikan dukungan besar kepadanya pada pemilihan legislatif lalu. “Hari ini suasana bulan suci Ramadan, bulan penuh berkah dan rahmat. Kita mempererat tali silaturahmi, sekaligus saya menyampaikan terima kasih karena suara saya terbesar ada di wilayah ini,” ujar Syarief seusai acara buka puasa bersama.

Politikus yang juga Ketua DPW NasDem Kalbar ini mengatakan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mendengar langsung berbagai persoalan yang dihadapi pemerintah desa, terutama terkait pembangunan dan kondisi anggaran desa. Menurut Syarief, para kepala desa menyampaikan sejumlah aspirasi, salah satunya berkaitan dengan keterbatasan anggaran yang berdampak pada pembangunan di tingkat desa.

Ia mengungkapkan bahwa beberapa desa saat ini menghadapi penyesuaian anggaran, termasuk pemangkasan dana hingga sekitar 20 persen yang berdampak pada pelaksanaan program pembangunan di desa.

“Beberapa kepala desa menyampaikan bahwa anggaran desa mengalami penyesuaian hingga sekitar 20 persen. Hal ini tentu berdampak pada pembangunan di desa, tetapi pemerintah saat ini sedang melakukan penataan,” katanya.

Meski demikian, ia berharap kondisi tersebut tidak bersifat permanen dan dapat diperbaiki ke depan agar pembangunan desa tetap berjalan optimal.

Sebagai anggota Komisi V DPR RI, Syarief mengatakan pihaknya akan terus mendorong berbagai program berbasis kerakyatan yang dapat langsung dirasakan masyarakat di daerah, termasuk di Kabupaten Kubu Raya. Beberapa program yang menjadi perhatian antara lain Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya program sanitasi, pembangunan infrastruktur desa, serta berbagai program pengentasan stunting.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur seperti jalan dan fasilitas dasar masih menjadi kebutuhan penting masyarakat di berbagai wilayah Kubu Raya. "Kita akan terus mendorong program kerakyatan seperti BSPS, sanitasi, serta pembangunan infrastruktur yang memang masih sangat dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan bahwa melalui usulan yang disampaikannya di DPR RI, sekitar 700 unit rumah di Kubu Raya diusulkan untuk mendapatkan bantuan program perumahan pada tahun ini.

Syarief menilai Kabupaten Kubu Raya memiliki posisi strategis sebagai daerah penyangga bagi Kota Pontianak dengan wilayah yang cukup luas serta masih menghadapi sejumlah tantangan pembangunan, termasuk persoalan stunting. Karena itu, menurutnya, wilayah tersebut membutuhkan perhatian khusus dalam alokasi anggaran pembangunan dari pemerintah pusat.

"Kubu Raya ini daerah penyangga dengan wilayah yang luas dan masih memiliki beberapa persoalan seperti stunting. Itu sebabnya perhatian pembangunan juga cukup besar diarahkan ke daerah ini,” pungkasnya.(den)

Editor : Miftahul Khair
#Syarief Abdullah Alkadrie #serap aspirasi #safari ramadan #kepala desa