PONTIANAK POST – Polda Kalimantan Barat memperkuat respons layanan darurat dan pengawasan lapangan pada hari keempat Operasi Ketupat Kapuas 2026, Senin (16/3), guna memastikan kelancaran pengamanan Idulfitri 1447 Hijriah.
Penguatan tersebut menjadi fokus dalam Analisa dan Evaluasi (Anev) harian yang digelar di ruang Command Center Roops. Kegiatan dipimpin Karo Ops Polda Kalbar Kombes Pol Marsdianto selaku Karendalopsda, dengan melibatkan seluruh jajaran pengendali operasi di wilayah.
Marsdianto menekankan optimalisasi layanan Call Center 110 sebagai kanal utama pengaduan dan permintaan bantuan masyarakat. Ia meminta seluruh Polres memasifkan sosialisasi nomor tersebut serta memastikan tidak ada kendala teknis dalam penggunaannya.
“Seluruh jajaran harus memastikan layanan 110 mudah diakses masyarakat. Jika ada kendala teknis, segera laporkan untuk ditindaklanjuti,” tegasnya.
Selain layanan darurat, aspek keselamatan lalu lintas turut menjadi perhatian. Kasatgas Kamseltibcarlantas AKBP Ardiansyah Suryo Prabowo menginstruksikan peningkatan patroli di titik rawan, terutama untuk mengantisipasi balap liar yang kerap muncul pada malam hari.
Ia menegaskan, penindakan pelanggaran difokuskan pada potensi fatalitas tinggi guna menekan angka kecelakaan selama periode mudik. Patroli diminta menyasar lokasi yang berpotensi menjadi ajang aktivitas berisiko, khususnya yang melibatkan remaja.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono menyampaikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat hingga hari keempat operasi masih terkendali. Meski demikian, pemetaan terhadap pusat keramaian terus dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas warga.
Menurutnya, personel juga disiagakan di titik-titik yang belum terjangkau Pos Pelayanan maupun Pos Pengamanan, agar distribusi informasi dan bantuan tetap berjalan cepat.
“Langkah ini untuk memastikan seluruh masyarakat, termasuk yang berada di lokasi jauh dari pos, tetap mendapatkan pelayanan kepolisian,” ujarnya.
Polda Kalbar menegaskan akan terus memperkuat koordinasi dan pengawasan selama operasi berlangsung, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Lebaran.(bar/r)
Editor : Hanif