Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Pengawasan BBM di Kalbar Diperketat, Aparat Siap Tindak Penimbunan di Tengah Lonjakan Permintaan

Meidy Khadafi • Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:48 WIB

Gubernur Kalbar Ria Norsan didampingi Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto memberikan keterangan kepada awak media di pos pengamanan Operasi Ketupat 2026 Masjid Mujahidin, Jumat (20/3) malam.
Gubernur Kalbar Ria Norsan didampingi Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto memberikan keterangan kepada awak media di pos pengamanan Operasi Ketupat 2026 Masjid Mujahidin, Jumat (20/3) malam.

PONTIANAK POST – Upaya menjaga kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Kalimantan Barat terus diperkuat oleh aparat, pemerintah daerah, dan pihak Pertamina di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Idul Fitri.

Kapolda Kalbar, Pipit Rismanto, lebih dulu menegaskan komitmennya untuk menindak tegas segala bentuk pelanggaran dalam distribusi BBM. Ia memperingatkan agar tidak ada pihak yang mencoba mengambil keuntungan dengan cara penimbunan maupun penyimpangan distribusi.

Menurutnya, aparat bersama tim gabungan telah turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengawasan. Ia memastikan, jika ditemukan indikasi pelanggaran, penegakan hukum akan dilakukan tanpa kompromi demi menjaga hak masyarakat atas BBM.

Selanjutnya, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengajak masyarakat tetap tenang dan tidak panik menyikapi antrean panjang di sejumlah SPBU. Ia menegaskan stok BBM dalam kondisi aman dan pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mencari solusi cepat.

Norsan juga mengingatkan agar tidak ada praktik penimbunan yang merugikan masyarakat, serta meminta peningkatan pasokan BBM ke SPBU agar antrean segera terurai.

Sementara itu, Eksekutif General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Isfahani, memastikan ketersediaan BBM di Kalbar tetap aman. Ia menyebutkan tambahan pasokan akan segera datang dalam beberapa hari ke depan guna memenuhi lonjakan permintaan.

Untuk mempercepat pelayanan, Pertamina juga mengoptimalkan distribusi dengan pengoperasian SPBU hingga 24 jam di beberapa titik, penambahan operator, serta peningkatan suplai dari terminal BBM menggunakan mobil tangki yang beroperasi sepanjang waktu.

Dengan sinergi antara aparat, pemerintah daerah, dan Pertamina, distribusi BBM di Kalimantan Barat diharapkan tetap lancar dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi tanpa hambatan. (mdy)

Editor : Miftahul Khair
#ria norsan #gubernur kalbar #lebaran 2026 #Pengawasan distribusi BBM diperketat #kapolda kalbar