Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Dorong Ekspor Arwana Kalbar Lebih Cepat, Gubernur Kalbar Dukung Asosiasi Penangkar

Novantar Ramses Negara • Sabtu, 4 April 2026 | 13:17 WIB
AUDIENSI: Gubernur Kalbar Ria Norsan saat berbincang-bincang dengan Ketua APPS, Erik Hikmatul Basyir yang datang audiensi bersama pengurus APPS. (Adpim Pemprov Kalbar)
AUDIENSI: Gubernur Kalbar Ria Norsan saat berbincang-bincang dengan Ketua APPS, Erik Hikmatul Basyir yang datang audiensi bersama pengurus APPS. (Adpim Pemprov Kalbar)

PONTIANAK POST – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mendorong percepatan ekspor ikan siluk atau arwana sebagai komoditas unggulan daerah, termasuk dengan menyederhanakan regulasi yang selama ini dinilai menghambat pelaku usaha.

Hal itu disampaikan saat menerima pengurus Asosiasi Penangkar dan Pedagang Siluk (APPS) di ruang kerjanya, Selasa (31/3).

Dalam pertemuan tersebut, Norsan menegaskan arwana bukan sekadar hobi, tetapi telah menjadi sektor investasi bernilai tinggi yang mampu menyerap tenaga kerja dan menembus pasar internasional.

Salah satu fokus pemerintah, kata dia, adalah menyelaraskan regulasi, khususnya terkait sertifikasi dan dokumen izin angkut agar proses ekspor dapat berjalan lebih cepat dan efisien.

Baca Juga: Petugas Haji Kalbar Wajib Siaga 24 Jam, Pemerintah Tekankan Pelayanan Optimal untuk Jemaah

“Ikan siluk kita memiliki kualitas terbaik di dunia. Pemerintah harus hadir memastikan para penangkar tidak terhambat birokrasi yang berbelit. Kita ingin ekspor siluk Kalbar melaju lebih cepat ke mancanegara,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah provinsi juga akan memperkuat promosi melalui pameran dagang internasional, festival budaya, serta perluasan pasar ke kawasan Asia Timur dan Eropa. Norsan juga mendorong riset bersama untuk menjaga kemurnian genetik siluk lokal agar tetap memiliki daya saing tinggi di pasar global.

“Kita memberikan perhatian khusus kepada pelaku usaha ikan siluk, termasuk mendorong riset dan penguatan kualitas agar arwana Kalbar tetap menjadi primadona dunia,” katanya.

Sementara itu, Ketua APPS, Erik Hikmatul Basyir, menyambut baik dukungan pemerintah daerah yang dinilai menjadi dorongan bagi pelaku usaha untuk berkembang.

“Selama ini kami banyak berjuang secara mandiri. Dengan dukungan pemerintah, kami optimistis ekonomi kerakyatan berbasis budidaya ikan hias ini akan naik kelas,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, APPS juga menyampaikan rencana pelaksanaan Kontes Arwana 2026 yang akan memperebutkan Piala Gubernur Kalbar sebagai bagian dari upaya memperkuat promosi komoditas unggulan daerah.

“Kami berterima kasih atas dukungan pemerintah provinsi yang memberikan izin penggunaan Piala Gubernur pada Kontes Arwana 2026. Ini akan memperkuat citra Kalbar melalui kegiatan berskala nasional dan internasional,” imbuhnya. (mse/r)

Editor : Hanif
#Percepatan #ekspor #gubernur kalbar #regulasi #arwana